Warga Jalan Burma Helvetia Timur Keluhkan Parit Tersumbat dan Banjir, Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen: Minta Dinas SDABMBK Perbaiki
METRORAKYAT. COM, MEDAN – Warga yang tinggal di sepanjang Jalan Burma kelurahan Helvetia Timur Kecamatan Medan Helvetia mengeluhkan kondisi parit yang terdapat di sepanjang jalan Burma. Fred warga sekitar kepada awak media mengaku ketika hujan turun sebentar, maka air yang harus nya mengalir di dalam parit tumpah dan menyenangi badan jalan disekitarnya. Parahnya, sebut Fred lagi genangan air bisa setinggi betis orang dewasa.
“Kalau hujan seperti kemarin tidak terlalu lama, jalan Burma ini pasti banjir. Ini sangat membuat resah kami warga. Genangan air juga masuk sampai kerumah-rumah warga,” katanya, Sabtu (16/8).
Amatan awak media setelah meninjau ke lokasi, wajar saja jalan Burma selalu banjir meski hujan turun hanya beberapa menit. Hal itu disebabkan parit di sepanjang jalan itu sudah dipadati sendimen tanah dan ditumbuhi rerumputan. Sehingga, air tidak dapat lagi mengalir lancar di parit itu dan meluap keluar dan menyebabkan banjir.
Sementara hanya beberapa meter dari Jalan Burma tepatnya di simpang jalan Jongkong terdapat sekolah Yayasan Pendidikan Ikal Bulog.
Fred menambahkan, saat hujan beberapa menit maka sepanjang jalan Burma dari mulai wilayah jalan Sawah Halus, wilayah simpang Jalan Jongkok akan tergenang air sampai ke simpang jalan Danau Singkarak.
Fred pun berharap ada perhatian lurah Helvetia Timur, Camat Medan Helvetia dan Plt.Dinas SDABMBK Medan terhadap jalan Burma.
Senada dengan itu, Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan,M.Pd.B saat berkunjung je Jalan Burma menemui sahabatnya mengatakan perlunya pihak kelurahan melalui kepling setempat memantau wilayah masing masing untuk mengetahui kondisi infrastruktur di daerah tersebut, karena, ada dana kelurahan yang dapat digunakan jika untuk perbaikan drainase di dalam gang. Atau meminta agar dinas SDABMBK Medan segera turun ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan warga Jalan Burma dengan segera.
Selain itu, Wong Chun Sen berharap kepling dan lurah setempat rutin melakukan kegiatan gotongroyong di setiap lingkungan rumah penduduk terutama yang padat penduduk.
“Kegiatan gotongroyong jangan terkesan seremoni dan hanya dipusat keramaian agar seolah dilihat masyarakat peduli kebersihan. Saya mohon agar parit sepanjang jalan Burma ini dapat segera di bersihkan,” ucapnya.
Lurah Helvetia Timur, Athian Ramadhani Siregar mengatakan sedang giat di Jalan Balai Desa. Namun, respon warha akan segera dilaksanakan dengan mengirimkan kepala lingungan 3 untuk melihat langsung parit yang dikeluhkan oleh warga.
Kepala lingkungan 3 Kelurahan Helvetia Timur, Agus mengatakan bahwa kendala yang dihadapi adalah ditutupnya saluran pembuangan air oleh perumahan Griya Riatur.
Padahal sebut Agus, jika saluran drainase itu dibuka oleh pihak perumahan Griya Riatur maka dapat mencegah terjadi banjir saat musim hujan di lokasi Jalan Burma dan sekitarnya.
“Ini masalahnya sudah lama pak, kami juga sering melaksanakan kegiatan gotongroyong ditempat ini. Tapi jika pihak perumahan Griya Riatur tidak membuka saluran air disana, maka banjir tidak dapat dielakkan, ” tambahnya.
Mendengar keterangan Kepling 3, Wong Chun Sen mengharapkan dalam waktu dekat pihak kelurahan dapat segera membersihkan rumput dan sampah yang ada didalam drainase di Jalan Burma.(MR/Red)



