Rutan Rengat Inhu Wujudkan Budidaya Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Ikan Air Tawar dan Pertanian

Rutan Rengat Inhu Wujudkan Budidaya Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Ikan Air Tawar dan Pertanian
Bagikan

METRORAKYAT. COM, INDRAGIRI HULU – Rumah tahanan Negara ( Rutan ) kelas IIB Rengat Kabupaten Indragiri Hulu Riau mewujudkàn ketahanan pangan melalui budidaya ikan tawar dan pertanian jenis sayur sayuran, dibuktikan Rutan kelas II B Rengat bersama dengan CV. Petaho panen kangkung dan ikan air tawar hasil budidaya warga binaan pada area blok hunian dan brandgang.

Hasil panen budidaya ikan air tawar dan sayuran kangkung di lingkungan Rutan Kelas II B Rengat tersebut langsung didistribusikan ke dapur Rutan untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi warga binaan di Rutan Rengat.

Kegiatan panen ini merupakan salah satu langkah stratgis dalam mendukung ketahanan pangan di lingkungan Rutan Rengat, hasil panen ini, menunjukkan komitmen dalam mengembangkan program pelatihan yang produktif, inovatif dan bermanfaat bagi warga binaan sekaligus mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan  dalam hal ketahanan pangan.

Program ini, juga merupakan tindak lanjut dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang bertujuan untuk memantapkan sistem perlindungan keamanan negara serta mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, ekonomi kreatif ujar Kepala Rutan kelas II B Rengat, Ridar Firdaus Ginting, Kamis ( 13/3/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari pelatihan  keterampilan bagi warga binaan,khususnya dalam bidang pertanian dan perikanan agar dapat memberikan bekal bermanfaat selama menjalani masa pidana.

Saat ini Rutan Rengat memiliki sebanyak enam kolam yang membudidayakan ribuan  ikan air tawar yang terletak pada areal blok hunian serta lahan pertanian di areal brandgang.

Untuk panen saat ini ada sebanyak 40 kilogram ikan patin segar.Sebelumnya,kami juga sudah memanen sayur kangkung. Melalui  program ini  diharapkan agar warga binaan dapat terus belajar keterampilan yang menambah wawasan tentang pertanian dan perikanan untuk  berkontribusi dalam membangun kemandirian pangan serta  menciptakan lingkungan yang produktif dan bermanfaat bagi warga binaan maupun masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para warga binaan yang sudah memiliki keterampilan bidang pertanian yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,”pungkasnya, ( MR/Ob)

Metro Rakyat News