Reses II Sesi 2, Duma Banyak Terima Keluhan Warga Tentang Bantuan PKH, BPJS Kesehatan, Lampu dan Banjir
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Dame Duma Sari Hutagalung, anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra melaksanakan kegiatan Reses II Masa Sidang II Tahun anggaran 2024-2025 sesi ke dua, Senin (24/2) di Jalan Setia Budi No. 1 Kelurahan Helvetia Timur Kecamatan Medan Helvetia dan dimulai pukul 10.00 Wib sampai selesai.

Pada reses sesi 2 ini, Dame Duma Sari Hutagalung meminta agar masyarakat yang datang diundang ke acara tersebut menyampaikan aspirasi nya langsung kepada perwakilan dinas dan kelurahan serta kecamatan yang sengaja diundang hadir pada acara tersebut. Duma juga mengucapkan terimakasih atas kehadiran masyarakat dan perwakilan OPD yang hadir.
Dewi Handayani, warga Jalan Restu Gang Anda mengeluhkan masalah bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebab, dia mengaku sudah melengkapi semua berkas namun, sampai saat ini belum pernah menerima bantuan dalam bentuk apapun dari pemerintah. “Bukan hanya berkas yang saya berikan, bahkan rumah saya juga sudah pernah di foto dari pihak Dinas Sosial Medan, namun belum ada realisasi, ” terangnya.
Warga lainnya, Melda Sitohang warga Jalan Istiqomah mengatakan cara mendaftar menjadi kepesertaan BPJS Kesehatan Mandiri dan menanyakan apakah tidak memiliki BPJS Kesehatan dapat berobat gratis.
“Saya belum memiliki BPJS Kesehatan mandiri ataupun dari pemerintah, apakah saya bisa berobat gratis di rumah sakit atau puskesmas, mohon bimbingan dari ibu Dewan, ” ungkapnya.
Menjawab pertanyaan dua orang perwakilan warga tersebut, Duma pun mempersilahkan pihak Dinas Sosial untuk memberikan solusi dan informasi terkait bantuan PKH oleh pemerintah.
Linda Silalahi perwakilan dari Dinas Sosial Medan mengatakan bahwa bantuan PKH dari pemerintah pusat langsung. Dinas Sosial hanya lah sebagai perantara. Meskipun data diserahkan oleh Dinas Sosial namun, penentu bantuan adalah langsung dari kementerian Sosial pusat.
“Jika tidak mendapat bantuan, padahal berkas sudah diserahkan, bisa saja kita tidak tahu atau lupa pada Kartu Keluarga Induk ada salah satu anak atau anggota keluarga yang sudah terdaftar gaji sesuai UMK atau juga ada yang sudah menjadi ASN. Keterbatasan anggaran dan kuota juga dapat mempengaruhi. Namun, bukan berarti kita tidak mendapat bantuan. Apalagi jika kita telah terdaftar pada DTKS, “katanya.
Terkait belum memiliki BPJS Kesehatan, perwakilan dari BPJS Kesehatan, Andreas Zebua mengatakan saat ini pemko Medan telah memiliki program Universal Health Coverage (UHC).
“Jika warga Medan dan memiliki KTP asli Medan ketika sakit dapat langsung berobat ke puskesmas ataupun kerumah sakit dan klinik swasta yang telah menjadi rekanan pihak BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan menunggak, tidak memiliki BPJS Kesehatan saat ini tidak masalah, “ujar Zebua.
Mendengar keterangan dari pihak BPJS Kesehatan, warga pun senang sebab, kekhawatiran mereka tentang layanan Kesehatan gratis menjadu hilang.
Dame Duma Sari Hutagalung pada kesempatan itu menambahkan, Pemko Medan telah menganggarkan dana miliaran rupiah agar menjamin layanan kesehatan gratis bagi warga kota Medan. Sehingga, sebut Legislatif asal Dapil 1 Ini lagi, warga jangan takut kalau berobat. Yang perlu diawasi itu adalah ketika pihak rumah sakit atau puskesmas tidak menerima warga pengguna UHC ketika datang berobat.
” Kalau ada diantara bapak dan ibu sekalian yang tidak dilayani oleh pihak rumah sakit atau puskesmas, silahkan melapor pada saya. Karena anggaran untuk UHC sudah ada, jadi jika warga berobat menggunakan UHC dan tidak dilayani, kita akan tindak dan melaporkan hal itu kepada pihak BPJS Kesehatan, “tegas Duma di iringi tepuk tangan masyarakat yang hadir.
Duma juga mengingatkan para peserta reses yang hadir agar menuliskan aspirasi maupun keluhan di lingkungan masing masing pada lembaran aspirasi yang ada dibagikan.
” Karena banyaknya pertanyaan yang mungkin tidak dapat kami jawab satu persatu, maka dapat menuliskan aspirasi pada lembaran aspirasi yang telah disediakan kepada bapak dan ibu sekalian. Lembaran aspirasi ini nantinya akan kami masukkan dalam program kerja dan dibawakan pada rapat pimpinan untuk di paripurnakan dan diberikan kepada Wali Kota Medan, “ucapnya.
Hadir juga pada pelaksanaan reses II Masa Sidang II sesi kedua tersebut, perwakilan dari Dishub Medan, perwakilan dari SDABMBK Medan, perwakilan kecamatan dan kelurahan, para kepling dan tokoh agama serta tokoh masyarakat.
Diakhir acara, memasuki bulan Ramadhan, Duma pun mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa dan tetap menjaga kesehatan tubuh selama bulan puasa. Dia juga tidak lupa memberikan suvenir dan nasi kotak kepada seluruh peserta yang hadir. (MR/Irwan)

