Pencaker di Maybrat Demo Pasca Pengumuman CPNS, Kapolres Menerapkan Pendekatan Humanis Menjaga Keamanan
METRORAKYAT.COM, KUMURKEK – Pencari Kerja (Pencaker) di Kabupaten Maybrat gelar aksi demo damai pasca pengumuman hasil tes calon pegawai negeri sipil (CPNS), Kapolres Maybrat menerapkan pendekatan humanis untuk menjaga kantibmas.
Kapolres Ruben Obet Kbarek di Maybrat menjelaskan aksi demo damai di jalan pertigaan Susumuk Distrik Aifat sebagai bentuk ketidak puasan terhadap hasil yang dianggap tidak transparan
Aksi tersebut diwarnai dengan Pemalang akses jalan utama menuju Kumurkek Ibu Kota Pemerintahan Kabupaten Maybrat, Senin (07/10/2024).
Anggota yang diturunkan yaitu tim gabungan dari TNI Polri di Polres Maybrat, Anggota Koramil 1801/Maybrat dan BKO Brimob Polda Papua Barat.
Ruben menceritakan dalam menghadapi situasi seperti ini harus kita lakukan dengan pendekatan humanis, tidak bisa baku adu kekuatan.
“Kami ingin mendengar aspirasi masyarakat dan memastikan mereka dapat menyampaikan pendapatnya dengan aman,” ucapnya dalam rilis yang diterima metrorakyat.com.
Walaupun Masyarakat menyampaikan kekecewaannya dengan semangat sambil memegang spanduk yang bertuliskan berbagai tuntutan.
Kapolres bersama anggotanya melakukan dialog dengan para pengunjuk rasa, dengan tujuan menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil untuk mengatasi permasalahan ini.
“Dengan dialog, kami berharap dapat menemukan solusi yang baik untuk semua pihak, Kami juga mengimbau Masyarakat untuk menjaga ketertiban dan tidak mengganggu lalu lintas,” tambahnya.
Putra asal Papua itu juga mendapat apresiasi dari berbagai kalangan di Maybrat, karena selalu mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada Masyarakat.
Langkah yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola unjuk rasa secara damai dan konstruktif.(MR/DW)



