Hari Pertama Penerimaan Pendaftaran Calon Pantarlih, PPS Desa Pematang Panjang di Monitoring Ketua PPK Air Putih

Hari Pertama Penerimaan Pendaftaran Calon Pantarlih, PPS Desa Pematang Panjang di Monitoring Ketua PPK Air Putih
Bagikan

METRORAKYAT.COM, BATU BARA – Panitia Pemungutan Suara ( PPS) desa Pematang Panjang dihari pertama penerimaan pendaftaran calon anggota Pantarlih di monitoring oleh Ketua PPK Air Putih Abdul Rahman dikantor balai desa Pematang Panjang, Jumat, (14/06/2024).

Turut juga hadir Ketua PPS Pematang Panjang Ranty Asny, Anggota Pantas Sianturi, Anggota Susilawati, Sekretariat PPS Boy Manurung, Okto Gilbert Harianja, Marlon Sirait dan PKD Pematang Panjang Julham Syaputra.

Pada kesempatan ini, Ketua PPK Air Putih Abdul Rahman mengatakan, kiranya rekan rekan PPS Pematang Panjang selalu standby di kantor sekretariat PPS balai desa nya untuk menerima pendaftaran calon anggota Pantarlih dan telita dalam penelitian berkasnya, soalnya Desa Pematang Panjang posisinya berada dijalan lintas umum. Ujar Rahman

Dalam hal ini, Ketua PPS Pematang panjang Ranty Asny Sitanggang menyampaikan, ucapan terimahkasih sebesar-besarnya kepada Ketua PPK Air Putih Bapak Abdul Rahman atas diwaktu senggang nya hadir memonitoring desa kami dalam penerimaan pendaftaran calon anggota Pantarlih untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan wakil Bupati kabupaten Batu Bara tahun 2024. Ucap Ranty

Sambung nya, pada saat dihari pertama ini pendaftaran yang telah mendaftar kami terima masih 3 orang lengkap dengan persyaratan yang ditentukan. Semoga dihari kedua, ketiga dan sampai batas akhir pendaftaran tanggal 19 Juni tahun 2024 nanti pendaftar datang mendaftarkan dirinya. Ujar Ranty

Lebih lanjut, Anggota PPS Pematang Panjang Pantas Sianturi mengatakan, jumlah Pantarlih pemilihan gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan wakil Bupati kabupaten Batu Bara tahun 2024 berbeda jumlah nya dari pemilu Pilpres kemarin. Pada saat Pemilu bulan Februari tahun 2024 lalu jumlah TPS sebanyak 14 TPS dan 14 orang Pantarlih, sekarang ini hanya 7 TPS dan 12 orang Pantarlih.

“Sesuai racangan Peraturan KPU (PKPU) tentang Penyusunan Daftar Pemilih dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota dan Rancangan PKPU tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota yang mengatur jumlah pemilih pada tempat pemungutan suara (TPS) menjadi minimal 400 orang, maksimal 600 orang dalam Pilkada 2024, itu lah alasan nya terjadi perampngan TPS dan berkurangnya Pantarlih,” ujar Pantas. (MR/PS)

Metro Rakyat News