PGRI Kabupaten Humbahas Dukung Syawal Gultom Bangun Negeri dari Sekolah

PGRI Kabupaten Humbahas Dukung Syawal Gultom Bangun Negeri dari Sekolah
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Provinsi Sumatera, Drs. Jamilin Purba, MM, mengatakan kesetujuan dan dukungannya terhadap gagasan Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, untuk membangun negeri dari sekolah.

Dukungan itu dikemukakan Jamilin Purba kepada awak media,Sabtu (25/5/24) ketika diminta tanggapannya sekaitan dengan gagasan membangun negeri dari sekolah yang jadi perbincangan publik akhir-akhir ini.

“Saya sangat setuju dan mendukung gagasan pembangunan bangsa oleh Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, yaitu membangun negeri dari sekolah. Sayapun berharap agar gagasan brilian itu digelorakan di seluruh wilayah Indonesia dan untuk semua pihak yang serius memikirkan pembangunan bangsa”, ujarnya.

Menurut mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Humbahas periode 2017-2019 itu, bahwa gagasan membangun negeri dari sekolah sarat makna, tidak muluk-muluk dan punya kekuatan (power) yang besar, apabila semua pihak menyadari, memperhatikan, menterjemahkan dan melaksanakannya dilapangan.

Lanjut tokoh birokrat Kabupaten Tapanuli Utara dan Humbahas ini patut dipercaya bahwa pendidikan adalah upaya dari orang-orang yang memiliki kemampuan dalam berbagai hal, materi, ilmu pengetahuan dan jiwa serta hati yang kuat untuk kemanusiaan.

Karenanya pemerintah pusat dan daerah harus memberikan perhatian, energi dan dana untuk memajukan sektor pendidikan. Ketika semua itu sudah diperhatikan secara serius pasti dampak besarnya terjadi bagi kemajuan negeri tercinta Indonesia.

Jamilin menyebutkan bahwa tidak dapat dipungkiri, lewat pendidikan peserta didik akan memiliki kompetensi akademis dan karakter mulia, sehingga memberi dampak guna bagi kematangan dan kemajuan pribadi, keluarga dan masyarakat.

Jamilin pun percaya bahwa pendikan sangat penting, memberikan arah atau kompas dalam upaya mewarnai kehidupan seseorang, keluarga, masyarakat, bahkan politik sekalipun. Dari pendidikan lah nilai-nilai keutamaan, kemanusiaan dan budaya, terutama karakter mulia manusia dihasilkan.

Singkatnya kehidupan kemanusiaan dan harmonisnya kehidupan masyarakat dapat tercipta sebagai buah dari pendidikan yang baik. Karena itulah Anggota pengurus Yayasan Pendidikan Santo Yoseph Keuskupan Agung Medan ini sangat sependapat bahwa maju mundurnya suatu bangsa pertama karena kemajuan pembangunan bidang pendidikan. Ketika pendidikan dikelola secara benar dan profesional maka Indonesia dan daerah-daerahnya pasti mencapai kemajuan.

Pencapaian kompetensi dan karakter mulia para peserta didik melalui sekolah tidak terlepas dari kehadiran pendidik yang kompeten dan memiliki hati yang tulus, jujur dan rendah hati dalam laksanakan tugasnya.

”Kemajuan pendidikan di semua tingkatan terjadi sebagai dampak baik dari kerjasama pendidik, orang tua dan peserta didik”, tegas mantan pendidik yang pernah bertugas sebagai Kepala Sekolah di beberapa SMP dan SMA Kabupaten Tapanuli Utara dan Humbahas itu.

Jamilin Purba mengajak supaya pemerintah pusat dan daerah agar lebih serius membenahi pendidikan sehingga Indonesia dan daerah-daerahnya berkemajuan dan berkemakmuran. Jamilin berharap bahwa pengelolaan pendidikan harus terjadi secara profesional dan diberikan kepada orang yang tepat dan ahli dibidang pendidikan.

“Pemerintah pusat dan daerah harus memberikan perhatian serius kepada bidang pendidikan dan pendidikan harus dikelola secara profesional oleh orang yang berpengalaman”, tegasnya.

Jamilin juga mendorong supaya terjadi kerjasama yang baik dengan tokoh atau ahli-ahli bidang pendidikan supaya terjadi pengelolaan pendidikan yang efektif dan efisien.

‘”libatkanlah tokoh-tokoh atau ahli-ahli pendidikan untuk turut serta memberikan ide-ide briliannya dalam membangun pendidikan, jangan berikan kepada sembarang orang”.

“Patut disingkirkan anggapan bahwa mengurusi pendidikan bisa dilakukan semua orang. Anggapan itu keliru dan harus diperbaiki. Yang benar adalah bahwa pendidikan harus diurus oleh orang yang ahli dan paham pendidikan, juga berpengalaman dibidang kepemimpinan pendidikan”, tambahnya.

Menurut Jamilin buah dari pendidikan sekarang ini walau sudah tergolong baik atau manis, namun masih perlu perhatian lebih serius dari pemerintah dan semua pihak (stakeholder) pendidikan.

“Semua pihak sesuai porsinya harus berkontribusi dan turun tangan memikirkan kemajuan sekolah”.

Lanjut Jamilin, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi pun sudah waktunya diberikan pengelolaannya kepada tokoh pendidikan yang berpengalaman dalam kepemimpinan pendidikan, salah satunya Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, Guru besar Universitas Negeri Medan dan Tokoh Pendidikan Nasional, karena sudah berhasil memimpin pendidikan dibuktikan pernah sebagai Rektor Universitas Negeri Medan dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Indonesia (BPSDMP-PMP) serta pernah mengurusi Pendidikan Profesi Guru Indonesia.

Atas alasan itu sudah sangat patut diminta kontribusi yang lebih besar darinya dalam memajukan bidang pendidikan Indonesia apalagi pemerintah pusat berkomitmen untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, pintanya.(MR/Drs. Jamilin Purba,MM).

Metro Rakyat News