Ini Pengakuan Jukir di Jalan KH Zainul Arifin, Pengendara Lebih Suka Bayar Tunai

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Penerapan wajib membayar parkir dengan e-parking ternyata tidak selalu mendapat respon baik bagi petugas parkir maupun warga pengendara bermotor. Seperti pengakuan salah seorang juru parkir yang sehari hari bertugas di sebelah Mall Sun Plaza Medan, Jalan KH. Zainul Arifin, Senin (8/4).
Seperti pengakuan salah seorang petugas parkir kendaraan roda 2 (dua) yang minta namanya tidak dituliskan mengaku mendukung kebijakan Dishub Medan menggunakan e-parking sebagai pembayaran parkir, namun dia juga mengaku ketika dia menggunakan itu kebanyakan pengendara bermotor meminta bayar tunai.
” Kalau mesin e-parking ada ini bang saya kantongi, tapi kebanyakan pengendara terutama sepeda motor roda dua lebih nyaman kata mereka bayar parkir tunai. Biaya parkir sepeda motor di sini Rp. 3000,”sebutnya.
Petugas parkir pinggir jalan yang hanya menggunakan pakaian biasa namun di dadanya tergantung bet parkir mengaku, setoran yang dia bayar perhari sebesar Rp. 180 ribu. ” Kami kan ada koordinator nya bang, jadi urusan ke Dishub melalui mereka, saya hanya pekerja disini, “ungkapnya.(MR/Irw)

