Mahasiswa STIKIP Bina Bangsa Meulaboh Lancarkan Aksi Gugat Pimpinan Kampus Transparan Dalam Kebijakan
METRORAKYAT.COM, MEULABOH -Mahasiswa/i Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STIKIP) Bina Bangsa Meulaboh, melancarkan aksi menggugat pimpinan kampus setempat meminta pimpinan kampus transparan dalam kebijakan. Selasa, (05/12)
STIKIP Bina Bangsa Meulaboh merupakan salah satu kampus Swasta yang berada di Kabupaten Aceh Barat, Kecamatan Mereubo, Desa Penaga Cut Ujong.
Sama halnya dengan sejumblah kampus di Aceh Barat, aktivitas protes dan aksi mahasiswa dalam merespon kebijakan Kampus yang dinilai tidak sejalan dan tidak memihak pada mahasiswa juga terjadi.
Nurmala, Mahasiswi yang merupakan koordinator lapangan (Korlap) pada aksi Selasa Pagi 5 Desember 2023, usai aksi berlangsung mengatakan. Mahasiswa/i STIKIP Bina Bangsa Meulaboh melancarkan aksi meminta dan menuntut pihak kampus merealisasikan sejumlah poin tuntutan diantaranya.
” 1. Mendesak Kampus untuk membuka informasi publik rincian uang KKN, KTM, PPL, micro teaching, dan baju olahraga. 2, Mendesak kampus untuk tidak mewajibkan KKN. 3, Mendesak kampus untuk menyediakan semua fasilitas yang dibutuhkan oleh mahasiswa dalam proses belajar mengajar. 4, Mendesak kampus untuk menghadirkan mahasiswa dalam setiap pembuatan kebijakan yang melibatkan mahasiswa didalamnya. 5, Hentikan segala intimidasi dan intervensi kepada mahasiswa yang menyatakan pendapatnya di muka umum. ” Nurmala.
Lanjutnya, Harapan kami kepada pihak pimpinan kampus bijak menjadi seorang pemimpin serta menindaklanjuti dan merealisasikan tuntutan terhadap lima (5) poin tuntutan yang telah kami sampaikan. Tandasnya Nurmala.
Secara terpisah, Dr. Drs. Musdiani, M.Pd selaku Ketua STIKIP Bina Bangsa Meulaboh kepada Pewarta mengatakan aksi yang digelar oleh mahasiswa salahsatunya meminta pihak kampus untuk transparan dalam anggaran dan kebijakan, diantaranya tetang anggran KKN, namun oleh pihaknya telah mencoba menjelaskan kemana saja diperuntukkan uang tersebut
” Mereka meminta anggaran KKN sebesar 350.000 dibawa kemana harus terbuka, yang jelas oleh pihak kampus terhadap uang mahasiswa yang telah diberikan akan dipergunakan pada posisi yang akan membantu terlaksananya kelancaran KKN, Karena KKN baru tahun ini, sebelumnya belum ada. ” Jelas Ketua STIKIP BB Meulaboh.
Ada beberapa persoalan lain yang disampaikan oleh mahasiswa dalam aksi, oleh pihak Kampus telah mendengarkan dan selanjutnya akan mengevaluasi dan menindaklanjutinya,” tutupnya.
Pantauan pewarta dilapangan, aksi yang dilakukan oleh mahasiswa disambut langsung oleh ketua STIKIP Bina Bangsa Meulaboh dan berlangsung dengan lancar dan tertib.(MR/udinjezz)
