Dirasa Sangat Lamban, Warga Perumahan Setia Negara Rindam Perbaiki Sendiri Jalan yang Rusak
METRORAKYAT.COM, PEMATANG SIANTAR – Warga Jalan Kelapa Dua Komplek Perumahan Setia Negara Rindam Kecamatan Siantar Sitalasari merasa geram sekaligus gerah perihal jalan rusak yang tidak kunjung diperbaiki oleh Pemko Pematang Siantar. Meskipun hal tersebut telah disampaikan ke wali Kota Pematang Siantar dan Presiden RI baru baru ini dan ramai diberitakan baik lewat media cetak maupun online namun sampai saat ini belum kunjung ditindak lanjuti.
Kegerahan tersebut diluapkan warga Perum Setia Negara Rindam dengan cara memperbaiki sendiri jalan yang rusak dengan cara bergotong royong atau swadaya Rabu (6/12/2023).
Jalan rusak tersebut dicor dan disemen oleh warga atas prakarsa dan kerelaan seorang warga bermarga Silalahi karena sudah bertahun-tahun rusak akan tetapi belum juga diperbaiki oleh Pemko Pematang Siantar.
“Kami berinisiatif memperbaiki jalan rusak ini dengan biaya sendiri. Kalau menunggu Pemko Siantar memperbaiki, kami ga tau kapan itu akan dilaksanakan,” ujar seorang warga.
“Kami mau nyaman dan selamat serta tidak ingin jika ada warga yang menjadi korban laka lantas gegara jalan yang rusak,” ujar warga lainnya.
Dan kami berharap Pemerintah Kota Siantar dalam hal ini Wali Kota lewat dinas Pekerjaan Umum segera memperbaiki semua ruas jalan yang rusak. Jangan biarkan warga yang memperbaiki. Kan itu sama saja mencoreng wajah pemerintah sendiri, tukas warga tersebut.
Notaris Dr Henry Sinaga, SpN, MKn selaku pelapor jalan rusak kepada Presiden RI yang mengetahui kegiatan warga tersebut lewat pesan WhatsApp Rabu (6/12/2023) menyampaikan sangat menyesalkan sikap Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani yang membiarkan warga memperbaiki sendiri jalan yang rusak. Dan juga mempertanyakan dikemanakan uang hasil kenaikan NJOP 1000 persen dan penagihan PBB kedaluwarsa yang dilakukan oleh Pemko Pematang Siantar selama ini.
Seharusnya rakyat Siantar sudah pantas untuk menikmati hasil kenaikan NJOP 1000 persen dan penagihan PBB kedaluwarsa tersebut, salah satunya dalam bentuk jalan yang mulus tanpa lubang menganga. (MR/Red)
