Pengerjaan Proyek Pembuatan Parit Tidak Tuntas, Sebanyak 1500 KK di Lingkungan V Kelurahan Mabar Hilir Langganan Banjir
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Sebanyak 150 Kepala Keluarga di Lingkungan V Kelurahan Mabar Hilir mengeluhkan proyek pengerjaan pembuatan parit untuk menghalau air tidak tuntas, akibatnya warga menjadi langganan banjir ketika hujan turun tidak menentu. Hal ini seperti dijelaskan oleh kepala lingkungan V, Febri Hidayatulah kepada anggota DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B di Jalan Pancing Gang Lestari 1, Kelurahan Mabar Hilir, Medan Deli Sabtu (01/07/23), sore.

Febri mengaku bahwa sebelumnya pemko Medan melalui dinas SDABMBK Kota Medan melakukan perbaikan parit dari Jalan Suasa Raya dan Suasana Tengah Lingkungan V, Kelurahan Mabar Hilir. Namun tidak tahu mengapa proyek pembuatan parit tersebut tidak diteruskan lagi. Padahal menurut Febri pembuatan parit sangat berfungsi sebagai mengantisipasi banjir kiriman dari lokasi lain di daerah tersebut agar tidak terjadi banjir.
“Jadi parit ini sangat berfungsi menghalau banjir kiriman dari lingkungan lain di Kelurahan Mabar Hilir. Biasanya jika hujan turun maka air dari lingkungan lain akan turun ke lingkungan V, dan Jalan Pancing khususnya Gang Lestari akan banjir bisa sampai selutut,”katanya.
Diakui Febri, pihaknya sudah pernah mengadukan hal itu kepada lurah dan camat dan diteruskan ke dinas SDABMBK Kota Medan, namun belum ada respon atas pengaduan warga lingkungan V tersebut.
“Waktu itu pernah dilakukan pengorekan di penghujung tahun 2022, namun tidak tuntas. Selain itu benteng yang dibuat secara swadaya oleh masyarakat menjadi rusak akibat getaran alat berat Beko pengorek, sehingga air melimpah mengenangi pemukiman warga,” terang Kepling V tersebut.
Mendengar keterangan yang disampaikan Kepling V tersebut, Anggota DPRD Medan, Wong Chun Sen Tarigan langsung menelepon Rusdi, UPT SDABMBK Kota Medan.
Dari pembicaraan yang didengar, Rusdi mengaku keterbatasan anggaran penyebab perbaikan parit tidak tuntas Rusdi juga meminta agar dikirim foto dan lokasi untuk dapat dilakukan pengecekan oleh pihak SDABMBK Medan.
“Silahkan dikirim foto dan lokasi parit yang dikeluhkan warga nya pak, biar kami bisa pantau dan laporkan kembali ke pimpinan kami,”sebut Rusdi dari balik selulernya.
Mendengar itu Wong menyampaikan sebaiknya pengerjaan dituntaskan karena sangat terdampak kepada warga setempat. Wong pun meminta agar itu segera dituntaskan sehingga warga tidak mengalami kebanjiran.
“Tolong sampaikan itu sama Pak Kadis SDABMBK Kota Medan, Topan agar dibenahi supaya tak kebanjiran apalagi benteng yang dibuat oleh swadaya masyarakat harus diperbaiki termasuk sarana jalan juga dibenahi,” pinta Wong yang disambut siap oleh Rusdi PNS SDABMBK Medan.
Diakui Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan ini, kondisi disepanjang Jalan Pancing khususnya Gang Lestari sangat miris, badan jalan juga banyak rusak tanpa ada saluran drainase yang menghubungkan ke parit besar atau drainase.
“Ini memang pertama kali saya melaksanakan Sosper dikawasan ini, semenjak adanya penetapan penambahan wilayah pemilihan oleh KPU Medan. Namanya aspirasi warga, saya langsung turun ke lokasi tentunya kita harapkan ini menjadi perhatian Walikota Medan, Bobby Afif Nasution,” ujar Wong.
Melihat respon dari anggota DPRD Medan asal Politisi dari Partai PDI Perjuangan ini, warga pun mengucapkan terimakasih dan berharap apa yang telah mereka utarakan dapat terealisasi dengan nyata.
“Terimakasih atas perhatian dari wakil rakyat kami, dalam hal ini Pak Wong Chun Sen Tarigan yang telah menyahuti aspirasi warga di Jalan Pancing ini. Rumah mertua saya ketika turun hujan ikut terendam banjir,” ucapnya sembari menyatakan semenjak dirinya diangkat menjadi kepala lingkungan telah menyurati kelurahan, kecamatan dan dinas terkait seperti Dinas PU kini SDABMBK, Dinas Lingkungan Hidup terkait parit, jalan rusak serta masalah limbah ternak maupun bekas limbah besi yang ada dikawasan ini.
Bahkan ini pun dibenarkan Seklur Mabar Hilir, Mulak bahwa itu telah disampaikan namun pihak hanya bisa menyampaikan apa yang disampaikan warga.(MR/red)
