Lewat Sosperda, Antonius Tumanggor Minta Warga Ganti KK Lama ke KK Baru

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Pelaksanaan Sosialisasi Perda (Sosperda) No 3 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos, meminta agar warga yang masih memiliki kartu keluarga lama agar mengganti ke kartu keluarga baru agar dapat online.
Hal ini dikatakan anggota DPRD Kota Medan yang duduk di Komisi 4 ini karena sampai saat ini masih ada juga warga di Dapil 1 yang diketahui masih menggunakan kartu keluarga lama.
“Kita menghimbau kepada warga masyarakat yang masih memakai kartu keluarga lama agar segera mengganti KK lama ke kk yang baru ke kantor Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan. Jika ada warga yang kurang paham silahkan datang ke kantor Sopo Restorasi agar kami bantu,”terangnya, Sabtu (17/6) di pelaksanaan Sosoerda di Jalan Pembangunan Depan Sekolah Swasta Darma Jaya kelurahan Helvetia Timur Kecamatan Medan Helvetia
Turut hadir perwakilan Kelurahan Helvetia Timur, Tawarina br Sembiring, Perwakilan Kecamatan Medan Helvetia, Athlah Siregar.
Antonius menuturkan bahwa pihaknya melalui Sopo Restorasi telah banyak membantu pengurusan administrasi kependudukan warga. Kartu keluarga untuk 1250 Kepala Keluarga dan KTP sebanyak 2013 untuk Kepala Keluarga. “Artinya, kantor kelurahan yang berada di Medan sudah pindah ke Sopo Restorasi,”ujarnya.
Selain pembuatan KK, Antonius mengatakan lagi Sopo Restorasi juga telah mengurus akte kelahiran sebanyak 570 dan akte perkawinan sebanyak 280 pasangan, sembari bercanda ia menyebutkan telah bertambah suaranya disini nantinya. Namun Antonius bersedih ketika menyebutkan kepengurusan akte kematian sebanyak 135 orang. “Dimana kuranglah suara saya,”tuturnya.
Sementara itu, perwakilan Kecamatan Medan Barat, Athlah menyampaikan bagi warga yang ingin melakukan perekaman KTP, dapat langsung mendatangi empat kelurahan yang berada di Kecamatan Medan Helvetia diantaranya Kelurahan Helvetia Timur, Helvetia Tengah, Dwikora dan Tanjungusta Medan.
Ia pun mengimbau warga untuk mengurus administrasi kependudukan yang sudah online, dimana kartu KK diberikan tanda Barcode.
Terkait adanya Kartu Keluarga yang banyak rusak karena terendam air khususnya dikawasan Gang Persatuan di Jalan Pembangunan, Antonius merencanakan segera melakukan kunjungan ke Gang Persatuan mencari solusi melakukan pengorekan parit dengan melibatkan P3SU maupun SDABMBK.
Begitu juga mengenai lama kepengurusan KK, memakan waktu 3 bulan dan belum siap, Antonius Tumanggor berjanji melalui Sopo Restorasi akan membantu agar tidak terlalu lama.
Usai pelaksanaan Sosper, Antonius menyebutkan ini perlu adanya Kolaborasi dalam kepengurusan kependudukan terutama bila pindah banyak yang harus diubah seperti administrasi SIM, STNK, atau surat dokumen penting lainnya. ” Untuk itulah kita harapkan ini otomatis sehingga mempermudah,”sebutnya.
Diteruskan lagi, seharus bila adpinduk sudah online bisa merubah data secara otomatis dengan melampirkan data sesuai data kependudukan yang baru.
Pelaksanaan Sosoerda tersebut diawali dengan doa dan berakhir dengan pemberian suvenir, nasi kotak dan foto bersama (MR/red)
