Sopir Bus AKAP Mengaku Dihadapan Polisi, Tabrak Operator SPBU Hingga Tewas Di Karnakan Pandangan Gelap

Sopir Bus AKAP Mengaku Dihadapan Polisi, Tabrak Operator SPBU Hingga Tewas Di Karnakan Pandangan Gelap
Bagikan

METRORAKYAT.COM, OGAN ILIR – Sopir mobil bus Akap beserta barang bukti satu buah bus merk Mercedes Benz warna hijau kombinasi Nopol BL 7739 A jurusan Banda Aceh- Bandung, telah diamankan Polres Ogan Ilir Usai menabrak Rian (20) hingga tewas pada hari Jum’ at (05/05/2023) Pukul 15. 00 wib. Seorang Operator SPBU Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumsel.

Korban pada saat itu sedang duduk dibesi pembatas nozzle SPBU dihantam dan lindas oleh bus Akap yang dikemudikan oleh M Nasir Ibrahim (58) yang melaju dari arah Indralaya menuju Kayu Agung. Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Setelah lebih dari 5 jam menjalani pemeriksaan awal tim penyidik Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Ilir, kemudian Satlantas Polres Ogan Ilir melimpahkan Tersangka ke Polsek Indralaya untuk menjalani proses hukum. Pelepasan kasus warga Aceh ini karna termasuk Pasal 359 KUHP, bukan katagori kecelakaan lalu lintas dijalan raya.

Dihadapan tim penyidik, M Nasir Ibrahim Sopir Bus mobil Akap tersebut mengaku bahwa sama sekali tak menyadari kalau busnya menghantam serta menyeret korban hingga terluka parah dan meninggal dunia.

” Awalnya saya akan mengisi BBM solar, ternyata BBM solar habis. Ketika akan keluar dari SPBU pandangan saya tiba tiba jadi gelap, saya tidak tahu kalau menabrak orang” kata Nasir. Sabtu (06/05/2023).

Dikatakan Nasir, dirinya sehat, tidak mabuk dan tidak pengaruh narkoba kejadian itu. Tiba tiba saja pandangannya gelap, mungkin saja faktor dari kelelahan pikirannya jadi kosong dan penglihatannya jadi gelap.

” Saya sudah 20 tahun bawa mobil dan sudah 4 kali ganti PO, saya tidak pernah kecelakaan, baru kali ini” ucapnya.

Disinggung apakah dirinya kurang istirahat atau kurang tidur saat mengemudikan kendaraan tersebut ” Saya tidak mengantuk, karna saya baru ganti, saya bawa mobil dari daerah Betung sinilah, saya sudah istirahat 5 jam” ujarnya.

Diajuga menambahkan secara rinci. Kendaraan yang dikemudikannya tersebut rute Aceh, mengangkut 34 orang penumpang dari Banda Aceh menuju Bandung Jawa Barat.” Ada yang turun di Lampung, Jakarta Dan Stop di Bandung” tutupnya.

Sementara itu Kanit Gakum Satlantas Polres Ogan Ilir Iptu Irwanto mengatakan, begitu pihaknya menerima laporan kejadian tersebut langsung menuju lokasi kejadian untuk olah TKP, mengamankan pelaku dan Barang bukti.

” Setelah kita melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi dan melakukan koordinasi dengan Dirlantas, kejadian tersebut lokusnya bukan dijalan raya, melainkan didalam areal SPBU” terangnya.

Menurut Irwanto, sesuai dengan Undang Undang tentang lalu lintas, bahwa kecelakaan itu adanya di Jalan raya. Hasil gelar perkara dan koordinasi dengan pimpinan, kasus ini diserahkan ke Unit Reskrim Polsek Indralaya sesuai lokus kejadiannya.

” Sopir maut tersebut bisa terjerat Pasal 359 KUHP yang bunyinya : Barang siapa karena kesalahannya ( Kealpaannya ) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana kurungan paling lama 1 tahun,” pungkasnya. (MR/YOPI007)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.