Merantau ke Sorong, Belum Sepekan Ibu Ona Menghembuskan Napas Terakhir
METRORAKYAT.COM, SORONG – Ibu Ona Manuputty Perempuan Parubaya berusia 50 tahun yang merantau di kota Sorong untuk mencari kerja namun naas nasib berkata lain, belum seminggu menginjak kaki di kota minyak, dirinya menghembuskan nafas terakhir, Sorong, Jumat (14/04/2024).

Menurut informasi yang disampai Ketua Forum Pemuda Papua barat Daya (FPPBD) Jhonatan T. Meres, diketahui Ibu Ona Manuputty Awalnya berangkat dari Ambon dan tiba dikota sorong dengan Menumpangi Kapal KM Dobonsolo Pada Tanggal 12 April bersama seorang kerabat namun sesampainya di Pelabuhan Ibu Ona Kehilangan Kontak dan Putus Komonikasi yang membuatnya Nyasar dengan Kondisi yang memprihatinkan hingga ditolong Warga disekitar Rufei dan Diantar Oleh Warga ke Polsek Barat.
“Ibu Ona tanggal 12 April tiba di sorong dengan Kapal KM Dobonsolo dari Ambon, menurut informasi dari Saksi ibu Ona datang untuk mencari Kerja namun sampai dikota Sorong orang yang mengantar Ibu Ona Menghilang jadi ibu Ona bingung dan berjalan kaki sampai di Rufei, mungkin karena kelelahan, jadi Ibu Ona Pingsan dan ditolong warga untuk mengantarnya ke Polsek Sorong Barat,”ujar Jhonatan.
Setelah di polsek, Ibu Ona yang diketahui karna tidak punya sanak saudara di sorong tersebut maka dilarikan ke Rumah Sakit Selebisalo dengan kondisi yang memprihatinkan (lemas) namun naas setelah sempat dirawat inap selama tiga (3) hari di RS kilo 12 tersebut, Ibu Ona, akhirnya menghembuskan Napas terakhirnya pada jumat siang Tepat pukul 11.30 WIT tanggal 14 April.
“Ibu Ona setelah dari polsek kemudian dilarikan ke Rumah sakit Selebisolo untuk di rawat karena Ibunya dalam kondisi lemas tapi nasib berkata lain, Ibu itu sempat dirawat 3 hari namun tidak tertolong, ibu meninggal tadi siang jam 11.30,”ujarnya.
Tambah Jhonatan, Selama 3 hari di SR Selebisalo itu Pa Petrus Lelmalaya dan Ronal Seran yang menjaga Ibu Ona karna beliau tidak punya keluarga disorong dan dengan Keterbatasan biaya maka Ronal Seran menghubungi Ketua Forum PPBD Jhonatan T. Meres, Ibu Rini Mambraku serta Waketum Waketum Richard Tanati Untuk Membantu Biaya Administrasi Almarhumah selama di Ruma Sakit dan Proses Pemakaman Jenasa yang di Makam Di pemakaman Umum KM 10 kota Sorong.(MR/red)
