Pelaksanaan Reses Hari kedua, Duma Ajak Warga Sampaikan Keluhan dan Aspirasi
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Pelaksanaan Reses ke I Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2023, Dame Duma Sari Hutagalung menyampaikan agar warga terutama yang tinggal di kelurahan Dwikora dan di wilayah Kecamatan Medan Helvetia memanfaatkan pelaksanan Reses yang dilaksanakan untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan terkait permasalahan yang masih dialami dilingkungan masing masing, Sabtu (11/2) di Lapangan Mini Jalan Cempaka 7 Blok 15 Kecamatan Helvetia Tengah, Kota Medan.
Adapun permasalahan tersebut mengenai pengurusan administrasi kependudukan, masalah pelayanan, BPJS Kesehatan, dan juga infrastruktur maupun lampu jalan dan jalan rusak.
Pada sesi tanyahawab, Yuni warga Cempaka 7 No.28, mengatakan parit di depan rumah tempat tinggalnya tinggi sehingga aliran air tidak normal. ” Air akan terkuras ketika hujan deras. Kondisi air terus tergenang, bau berwarna hitam dan banyak nyamuk,”ujarnya.
Dia pun mengeluhkan lagi terkait pelayanan saat mau mengurus surat keterangan untuk Keringanan yang kuliah. Lurah kata Yuni terlalu memberikan pelayanan berbelit Belit dengan berbagai alasan yang membuat warga bingung dan malas kembali mengurus.
Saulina Br.Pakpahan, warga Blok 15 Lingkungan 13, mengeluhkan tiang listrik terbitan dari kayu dan disinyalir sudah lapuk.
Fernando Siahaan, Warga Cempaka 6 Blok 15 mengatakan ada oknum petugas Pemerintah yang menawarkan penyedotan tinja gratis.
Namun sebulan kemudian ketika membayar rekening air, dan terkejut kenaikan air mencapai 100 persen.
” Dan itu berlanjut setiap bulan. Saya sudah konfirnasi ke petugas PDAM, dan di katakan masuk biaya tinja. Namun di struk tidak ada pembayaran tinja Rp.17.500. lalu saya minta di kansel dan saya ditawarkan ke jalan Petani jalan Sisingamangaraja. Namun pihak dari Jalan Sei Petani mengatakan tidak bisa di kansel karena sudah program gubernur. Saya tidak mau ketika dikatakan gratis namun ternyata saya harus bayar. Ini sudah merugikan kami,”katanya.
Menjawab keluhan dari warga tersebut, Duma menjelaskan bahwa pelaksanaan reses yang dilaksanakan benar bertujuan mendengarkan keluhan dan aspirasi warga. Dikatakan Duma terkiat sulitnya pengurusan Administrasi di kelurahan untuk meminta surat agar pihak kelurahan dapat melayani masyarakat tanpa mempersulit.
“Buat bapak dan ibu ibu yang hadir disini, jika masih ada ditemukan tiang listrik dari kayu silahkan dilaporkan agar segera di gantikan. Karena kami sudah bekerjasama dengan PLN terkiat pergantian tiang listrik kayu menjadi tiang listrik terbuat dari beton,”sebutnya.
Sementara itu Lurah Helvetia Tengah, Naikkan Marbun mengatakan, ada 5 program Wali Kota Medan yang saat ini belum semua dapat di dukung. Salah satunya masalah kebersihan, sampai saat ini warga masih kurang mendukung termasuk pembayaran retribusi sampah. Lurah Helvetia Tengah mengajak warga agar mendukung program Wali Kota Medan sebab fasilitas sudah ada disediakan.
Tentang pelayanan yang dikeluhkan warga, Naikma Marbun mengakui sampai saat ini dirinya terus mengintruksikan kepada bawahan untuk selalu memberikan pelayanan yang maksimal kepada warga. “Meski masih ada pelayanan kami yang kurang maksimal, mohon dukungan masyarakat agar kedepan Lurah Helvetia Tengah dapat semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,”tuturnya.
Selanjutnya, pada pelaksanaan reses I di hari kedua tersebut, Duma juga mengatakan agar warga dapat menuliskan keluhan ataupun unek unek yang ada di lingkungan masing masing dikertas lembar aspirasi yang dibagikan oleh panitia acara pada kegiatan reses tersebut.
Hadir juga perwakilan dinas Pendidikan Medan, perwakilan Dinas SDABMBK Medan, Kepling 3, Kasi Trantib Kecamatan dan tokoh masyarakat setempat (MR/red)
