Pemkab Samosir, Wujudkan 10 Program Bercocok Tanam Hidroponik

Pemkab Samosir, Wujudkan 10 Program Bercocok Tanam Hidroponik
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Bupati Samosir akan mewujudkan 10 program prioritas dibidang pertanian dengan meminimalisir penggunaan pupuk kimia. Untuk itu dinas Ketapang dan Pertanian menggelar pola bercocok tanam dengan pola hidroponik.

Menurut Bupati tersebut, pola bercocok tanam Hidroponik merupakan salah satu metode dalam budidaya menanam dengan cara memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah yang juga menekankan pada pemenuhan kebutuhan hara nutrisi tanaman.

“Dimana kebutuhan air hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas,” sambung Kadis Pertanian dan Ketapang, Tumiur Gultom.

Lanjutnya, kegiatan pelatihan sebagai upaya membangun adanya urban farming yang sebelumnya telah dilakukan bersama BI (Bank Indonesia) yaitu membagi bibit dan media tanam cabe merah.

“Sekarang kita menyambung lagi untuk memenuhi keinginan masyarakat yang tidak suka bercocok tanam dengan tanah yang kotor, kini di fasilitasi dengan pertanian hidroponik,” jelasnya.

Dinas Ketapang dan Pertanian Samosir dengan mengundang narasumber Hendrik Siagian Junior sebagai praktisi Hidroponik sukses di Sumut dan peserta dari kaum Ibu PKK dan Dharma Wanita Samosir, Adhyaksa Dharmakarini dari Kejari, BPS Samosir dan masyarakat sekitar. (MR/156).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.