Serapan Anggaran APBD 2022  Capai 63 Persen,  Bupati Inhu : APBD P Secepatnya Disampaikan Ke Gubernur

Serapan Anggaran APBD 2022  Capai 63 Persen,  Bupati Inhu : APBD P Secepatnya Disampaikan Ke Gubernur
Bagikan

METRORAKYAT.COM, INDRAGIRI HULU – Hingga akhir triwulan III tahun ini, persentase dana serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD ) Kabupaten Indragiri Hulu ( Inhu ) murni tahun anggaran 2022 sudah mencapai 63 persen.

Hal ini dikatakan Bupati Inhu, Rezita Meylani Yopi Arianto Yopi SE saat dikonfermasi Metrorakyat.Com usai menghadiri rapat paripurna pengesahan APBD Perubahan tahun anggaran 2022 di Kantor DPRD Inhu Kamis (29/9/2022) bahwa  dari besar APBD murni tahun anggaran sebesar 1,4 triliyun lebih hingga akhir bulan September 2022 penyerapan anggaran sudah tinggi yakni mencapai 63 persen.

Sehingga  dengan disahkan APBD Perubahan tahun anggaran 2022 mengalami penambahan  anggaran sebesar 271 millyar  menjadi 1,6 triliyun untuk dilaksanakan pembangunan yang tidak terakomodir di APBD murni tahun anggaran 2022.

Oleh karena itu APBD Perubahan tahun anggaran 2022 secepatnya disampaikan ke Gubernur untuk diverifikasi agar pelaksanaan APBD Perubahan tahun anggaran 2022 dilaksanakan tepat waktu.

Pemerintah Inhu terus menggesah pelaksanaan kegiatan pembangunan karena sesuai harapan kita di akhir tahun ini penyerapan anggaran bisa mencapai seratus persen.

“Untuk itu dihimbau seluruh satker agar segerah melaksanakan pembangunan sebab kita tidak mau di akhir akhir waktu nanti baru digesah,mulai dari sekarang agar secepatnya didelesaikan supaya tidak ada nanti waktu yang singkat di bulan Dessmber baru di gesah,” katanya.

Bupati Inhu juga mengajak seluruh masyarakat Inhu mengawasi kegiatañ pembangunan yang di anggarkan untuk bermanfaat dalam mensejahterakan masyarakat Inhu.

Karena kegiatan pembangunan  dilaksanakan yang prioritas baik itu kegiatan dalam perubahan APBD tahun anggaran 2022, tetap ditujukan pada penguatan target pembangunan yang dinilai sangat strategis dan prioritas bagi akselerasi pembangunan daerah.

Sehingga implasi dari pembangunan yang dilakukan selama ini beberapa makro ekonomi Kabupaten Inhu sudah membaik, beberapa indikator makro Kabupaten Inhu.

Dan  Indeks gini ratio atau ketimpangan pendapatan juga mengalami perbaikan dari 0,35 point di tahun 2016 menjadi 0,32 point pada tahun 2022, indeks pembangunan manusia pada tahun 2016 sebesar 68,67 ponit naik menjadi 69,83 point pada tahun 2021.

“Kemudian, jumlah penduduk miskin juga mengalami penurunan dari 7,15 persen tahun 2016 menjadi 5,96 persen pada tahun 2020,”ungkapnya ( MR/ Ob ).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.