Masalah Sampah di Kecamatan Medan Helvetia Masih Dikeluhkan Warga, Duma Minta Lurah dan Camat Lebih Proaktif Tangani Sampah

Masalah Sampah di Kecamatan Medan Helvetia Masih Dikeluhkan Warga, Duma Minta Lurah dan Camat Lebih Proaktif Tangani Sampah
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku kesal ketika mendengar ternyata masih banyak warga di Kecamatan Medan Helvetia yang mengeluhkan terkait sampah.

Padahal sambung Duma yang saat ini duduk di Komisi 4 DPRD Kota Medan ini, pemko Medan sudah menyerahkan tanggungjawab penanganan sampah kepada kecamatan dan kelurahan.
Hal ini diutarakan oleh Politisi dari Partai Gerindra ini saat melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun Ketiga T.A 2022, di dua tempat yakni di Jalan Beringin 2 Gaperta Kelurahan Helvetia (Kamis, 25/8) dan di Jalan Restu simpang Jalan Persatuan (26/8).

“Saya sangat miris mendengar ketika sampai saat ini masih banyak warga yang masih mengeluhkan permasalahan sampah. Sepertinya dari setiap sosperda yang saya laksanakan warga terus mengeluhkan sampah. Saya pikir masalah ini sudah selesai ternyata belum. Saya minta kiranya ini menjadi masukan bagi camat dan lurah, termasuk Kepling agar lebih proaktif menyelesaikan masalah sampah khususnya di Kecamatan Medan Helvetia,”urainya.

Duma mengakui kalau tempat pembuangan sampah di kecamatan Medan Helvetia terbatas namun pihak kecamatan jangan menjadikan itu sebagai alasan untuk tidak mengangkut sampah warga.

Seperti di keluhkan Leni, warga Jalan Penampungan 2 kelurahan Helvetia Timur dimana didaerahnya tidak pernah datang petugas sampah dari kelurahan, sehingga sampah menumpuk dan berbau.

” Kalau dulu memang ada seorang warga yang mau menampung sampah dan membuangnya ke TPS namun saat ini dia sudah tidak menampung sampah lagi dengan alasan tidak ada lagi tempat pembuangan sampah. Saat itu kami juga ada bayar jasa sampah sama warga itu,”kata Leni.

Mutiara Br. Simamora warga Jalan Penampungan 2, mengeluhkan masalah pengorekan draniase di jalan Restu yang belum selesai. Karena belum usainya pengerjaan drainase berdampak pada usahanya.Mutiara mengaku mengontrak di jalan Restu sehingga sulit berusaha karena adanya pengorekan parit yang belum selesai.

Irwan, warga Jalan Penampungan 2 mengeluhkan belum adanya petugas kebersihan sampah yang masuk ke tempatnya, sehingga selain dirinya, ada banyak warga di Jalan Penampumgan 2 yang kesulitan untuk membuang sampah. Selain itu Irwan pun mengeluhkan lagi tentang drainase di sepanjang Jalan Penampungan 2 yang selalu di genangi air meski tidak turun hujan. “Pihak kelurahan sudah pernah bergotongroyong mengorek drainse si sepanjang Jalan Penampungan 2 namun air tidak surut dan tetap tergenang. Kemungkinan permasalahannya pada posisi drainase yang terlalu rendah dari drainase lain, kami mohon agar persoalan ini dapat diteruskan ke Dinas terkait,”terangnya.

Ardiansyah Siregar perwakilan Dinas PU Medan, mengatakan masalah drainase di jalan Penampungan 2 pihak nya sudah melakukan survei dan tahun 2023 akan diupayakan dianggarkan untuk pengorekan drainase dari jalan penampungan 2 ke arah jalan Kapten Muslim.

Di Helvetia ada 7 kelurahan dengan 88 lingkungan, memang saat ini pemko Medan sedang melakukan perbaikan drainase dan jalan.

Untuk pengerjaan pengorekan parit di jalan Restu diakui Ardiansyah ada kendala dimana bahan semen beton belum ada. Namun Senin depan (29/8) pengerjaan akan di lanjutkan kembali.

“Jadi mohon maaf atas ketidak nyamanan yang terjadi. Komunikasi kami dengan pihak ketiga Senin depan sudah akan dilanjutkan lagi,”terangnya.

Terkait permasalahan sampah, perwakilan dari Trantib kelurahan Helvetia Timur mengatakan akan segera berkoodinasi dengan pihak mandor sampah.

“Terimakasih atas informasinya, kami menyadari kendala di pembuangan sampah sementara yang terbatas. Namun kami himbau agar warga dapat meletakkan sampah di pinggir jalan depan rumah atau Gang. Agar nanti petugas sampah dapat memungut sampah-sampah tersebut,”terang Pak Siagian mewakili kelurahan Helvetia Timur.

Di hari kedua penyelenggaraan Reses Masa Sidang II Tahun Ketiga T.A 2022 di Jalan Restu simpang Jalan Persatuan, warga juga mengeluhkan masalah lampu penerangan jalan yang banyak rusak dan tidak berfungsi.
Seperti diutarakan oleh Alhamdani, warga Jalan Pembangunan Gg Mulia. Warga tersebut mengusulkan lampu jalan. “Di gang Mulia lampu jalan banyak putus. Kalau malam kami terpaksa gelap-gelapan hanya mengandalkan lampu teras dari rumah warga. Kami mohon agar ibu dewan dapat meneruskan aspirasi kami ini ke dinas Pertamanan kota Meda,”terangnya.

Menjawabnya, Dame Duma Sari Hutagalung pun menjelaskan, dirinya sudah menghubungi langsung kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan terkait keluhan warga tersebut. Dan kepala dinas pertamanan mengaku jika stok lampu dan alat kelengkapan penerangan sedang kosong dan masih menunggu.

“Aspirasi ini sudah kita sampaikan, mohon bersabar ketika bahan tersedia lampu penerangan jalan tersebut akan segera dipasangkan,”jelas Duma.

Pada pelaksanaan menerima dan menampung aspirasi warga di kecamatan Medan Helvetia dalam rangka pelaksanaan kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun Ketiga T.A 2022, Duma juga menyerahkan lembar aspirasi terhadap warga yang hadir di undang dan menghimbau warga para undangan agar menuliskan keluhan ataupun kendala yang sedang dialami atau terjadi dan belum terselesaikan di lembar kertas Aspirasi.

“Bapak dan ibu sekalian, mengingat keterbatasan waktu yang ada, maka silahkan menuliskan semua keluhan maupun unek-unek bapak dan ibu sekalian pada lemar aspirasi yang tadi kami bagikan. Lembar aspirasi itu nanti nya akan kami rekap dan kami bawa pada rapat fraksi dan ke paripurna Dewan untuk dilaporkan kepada Wali Kota Medan untuk ditindaklanjuti melalui OPD terkait,”sebut Duma.
Sementara dari pihak perwakilan Puskesmas Helvetia hanya menghimbau warga masyarakat untuk tetap memakai masker meskipun pandemi Covid-19 sudah melandai dan membawa anak-anak mereka yang belum di vaksin Rubella untuk memperkuat kekebalan tubuh anak melawan virus.

Kegiatan Reses tersebut pun diakhiri dengan berfoto bersama dan membagikan suvenir serta nasi kotak kepada seluruh undangan yang hadir.(MR/Wan)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.