oleh

SMKN 1 Langsa Diduga Salurkan Bantuan Anak Yatim di Sekolah, Kacabdin : Itu Salah

METRORAKYAT.COM, LANGSA ACEH – Program Pemerintah untuk bantuan anak Indonesia bertujuan agar jangan putus sekolah sangat bagus. Sehingga setiap tahun disediakan anggaran untuk pendidikan yang sangat besar dalam bentuk bantuan tunas diserahkan kepada yang berhak menerimanya, sedangkan dalam pelaksanaan dikelola oleh bank yang sudah di tunjuk oleh pemerintah tujuan nya untuk menghindari terjadinya pungli.

Anehnya, bantuan untuk anak yatim di salah satu sekolah SMK Negeri 1 Langsa, berada di jln. Syiah Kuala Lr. Peutua Luwi, Gampong Tualang Teungoh Kecamatan Langsa Kota-Kota Langsa, Provinsi Aceh, dikelola oleh sekolah tersebut ada apa.?

Awak media menjumpai Narasumber salah seorang wali murid mengatakan, selama ini bantuan anak yatim diterima melalui sekolah yang bagikan dan untuk tahan ini anak saya sudah selip jari sebelum lebaran Idul Adha, namun sampai saat ini belum diterima bantuannya dimana kendala saya selaku wali murid tidak tau,” ucap narasumber media ini.

Awak media mengkonfirmasi kepala sekolah SMK Negeri 1 Langsa, Siti Sahpura, S.Pd melalui handphone mengatakan, menyangkut dengan bantuan untuk anak yatim langsung saja konfirmasi ke bagian pengelolaan dana Anak Yatim, di arahkan ke Ibu Reinike sembari mengirimkan nomor handphonenya.

Selang beberapa menit awak media menghubungi Reinike mengatakan hal tersebut di atas, membenarkan selama ini penyaluran dana anak yatim di lakukan di sekolah dengan beralasan supaya jangan ramai-ramai murid mendatangi ke bank itu berdasarkan pesan WhatsApp yang dikirimkan oleh bank terkait,” ungkap Reinike menjelaskan.

Di tempat terpisah, Selasa (19/7/2022), awak media menjumpai Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Langsa M Daud mengatakan, jika ada hal tersebut yang dilakukan oleh sekolah di bawah jajarannya secara aturan tidak dibolehkan. Karena penarikan bantuan anak yatim harus nama yang bersangkutan yang sebelumnya murid yang menerima bantuan sudah diberikan buku rekening oleh pihak bank yang sudah ditunjuk.

“Dan kalau kedapatan sekolah yang menyalurkan bantuan untuk anak yatim tulis saja, biar saya bisa menindak tegas,” pesan M. Daud kepada awak media yang disaksikan oleh sejumlah staf nya.

Sebenarnya, ketegasan dari Kacabdin Langsa itu sangat diperlukan dan perlu didukung, demi untuk menghindari dari hal – hal yang tidak diinginkan, supaya bantuan tersebut tepat sasaran.(MR/DANTON)