Pelaku UMKM Di Pulau Komodo Tolak Kenaikan Tiket Ke TNK, Ini Alasannya

Pelaku UMKM Di Pulau Komodo Tolak Kenaikan Tiket Ke TNK, Ini Alasannya
Bagikan

METRORAKYAT.COM,MABAR, NTT – Kurniati, Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjualan Souvenir di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) tepatnya di Pulau Komodo menolak atas wacana kenaikan tiket masuk ke TNK Rp.3.750 juta per 1 Agustus 2022.

Menurut Kurniati, walaupun informasi kenaikan tiket itu masih sekedar wacana namun sejak awal pula kami sampaikan untuk menolak karena dianggap dapat merugikan kami sebagai pelaku UMKM di Pulau Komodo,”ujar Kurniati

Saat diwawancarai oleh wartawan media ini di tempat penjualan souvernir di Pulau Komodo, Rabu,(06/07/2022) Kurniati dan kawan lainnya sebagai pelaku UMKM Sepakat untuk menyampaikan penolakan terhadap kenaikan tiket ke TNK.

“Kami tolak kenaikan itu soalnya kalau tiket naik pasti wisatawan yang berkunjung di sini akan kurang dan berdampak pada mata pencarian kami”kata Kurniati

Lanjut Kurniati, kami masyarakat di Desa Komodo yang hanya berharap mata pencariannya cuma di pariwisata terutama di pulau komodo ini. Tidak ada pekerjaan yang lain selain kami sebagai pelaku UMKM dan pelaku Tour Guide atau sebagai Renjer di Komodo.

Tambahnya, Selain harga tiket naik, wisatawan juga akan dibatasi kunjungannya di TNK jadinya “Kami disini akan susah Pak, takutnya nanti banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara akan batal berkunjung disini karna harga tiket semakin mahal.

Harapannya semoga wacana ini tidak terjadi dan berharap bagi pemerintah yang berwenang juga dapat memahami bahwa masyarakat selama telah melarat diakibatkan oleh Pandemi Covid-19 yang menggerogoti pariwisata khususnya di Manggarai Barat. “Kami akan demostrasi jika harga tiket ini tetap naik di TNK,”tutup Kurniati dengan nada kesal. (MR/Eras Tengajo)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.