oleh

Masih Banyak Warga Kota Medan Belum Mendapat PBI BPJS Kesehatan Gratis, Sahat Simbolon Akan Perjuangkan di PAPBD

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan dari Partai Gerindra, mengatakan akan terus memperjuangkan agar warga di Dapilnya bisa terdaftar di BPJS Kesehatan PBI yang merupakan program Pemerintah Kota Medan. Hal ini diutarakan nya saat menerima laporan dari warga Jalan Gaharu Gg.Sekolah Kelurahan Gaharu Kecamatan Medan Timur yang belum mendapatkan kartu BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) program pemko Medan gratis bagi masyarakat kota Medan.

Dikatakan Sahat Simbolon yang saat ini duduk di Komisi 1 DPRD Kota Medan, untuk kuota kepesertaan PBI BPJS Kesehatan gratis yang merupakan bantuan pemerintah sebanyak 100 ribu sudah penuh. Sehingga dia bersama teman-teman di DPRD Medan akan berupaya memperjuangkan kembali agar ditambah lagi kuota bagi warga yang belum mendapatkan PBI BPJS Kesehatan gratis.

” Kedepan tidak akan ada lagi warga kota Medan yang tidak tercover oleh BPJS Kesehatan terutama warga miskin dan kurang mampu. DPRD Kota Medan bersama Pemko Medan tentunya terus berupaya agar ketika sakit warga sudah tercover BPJS Kesehatan hanya dengan menunjuk Kartu Tanda Penduduk (KTP),”ujarnya, Selasa (26/7) melalui telepon seluler pribadinya.

Lebih lanjut ditambahkan Sahat Simbolon lagi, bagi warga kota Medan yang belum terdaftar dan mendapatkan kartu BPJS Kesehatan PBI gratis yang dananya bersumber dari APBD Kota Medan agar dapat mengusulkan nama-namanya kepada Kepling ataupun lurah.

“Ini juga merupakan bentuk kepedulian DPRD Kota Medan dan Pemko Medan untuk menjamin kesehatan warganya, yang mana kedepan seluruh seluruh warga sudah masuk program Universal Health Coverage (UHC),”ujarnya.

Diterangkan Sahat lagi, jika UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan semua penduduk atau paling sedikit 95% dari seluruh penduduk telah terdaftar sebagai Peserta Program JKN dan memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan baik promotif, prenventif, kuratif dan rehabilitasi bermutu dengan biaya terjangkau.(MR/wan)