oleh

Kemenag Karimun diduga Lakukan Pembohongan Kepada Beberapa Gereja di Karimun

METRORAKYAT.COM, KARIMUN – Kementerian Agama Tanjung Balai Karimun diduga telah melakukan pembohongan terhadap beberapa gereja di Tanjung Balai Karimun.

Adapun dugaan pembohongan yang dilakukan kementerian agama tanjung balai karimun yakni terkait dengan adanya pemberitahuan dari Kementerian Agama, lewat Binmas Kristen (Jh) untuk dua orang dari Guru Sekolah Minggu (GSM) dan Juga Majelis Jemaat (Parhalado) untuk segera mengirimkan Photo Copy KTP (Kartu Tanda Penduduk) disertai dengan Buku Rekening Bank Riau Kepri.

Pemberitahuan tersebut disebarkan melalui surat edaran dari Kementerian Agama Kabupaten Karimun dengan No : B61/KK/32/46/BA/00/2022 tertanggal 15 Februari 2022 tentang usulan penerimaan insentif, disertai juga dengan adanya pemberitahuan secara langsung via telepon para pengurus gereja oleh kemenag karimun, namun sampai saat ini belum juga terealisasi.

Salah seorang perwakilan dari Majelis Jemaat Gereja (H) ketika diwawancarai metrorakyat.com Selasa (17/05) lewat telepon, mengaku sangat kecewa dengan Kemenag Karimun yang telah memberitahukan dan meminta data data dari calon penerima insentif guru sekolah minggu dan pengurus gereja yang sampai saat ini belum kunjung terealisasi.

“Saya merasa kecewa dengan informasi dari kemenag karimun yang dalam waktu cepat meminta data data dari para guru sekolah minggu dan majelis gereja dengan persyaratan untuk penerimaan insentif, namun sampai saat ini mereka yang sudah mengirimkan data dan juga membuka rekening bank Riau, belum ada terealisasi, bahkan seakan jadi beban moral buat saya terhadap mereka yang setiap saat bertanya. Jika memang tidak ada realisasi, oleh karena itu kami minta pihak kementerian agama tanjung balai karimun segera untuk melayangkan surat kepada setiap gereja untuk memberitahukan kejelasan insentif tersebut,”ujarnya.

Binmas Kristen Kemenag Karimun (J) ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut, hanya menjawab belum mengetahui kapan pencairannya.

Dalam waktu yang berbeda, awak media Metrorakyat juga mengkonfirmasi Kepala Kemenag Drs H Jamzuri MSi lewat teleponnya, namun belum berhasil, dikarenakan telepon tidak diangakat. (MR/Lamhot)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Breaking News