oleh

Edward Hutabarat : Anggota Parpol Tidak Boleh Diusulkan Menjadi Calon Kepling

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Masyarakat sangat berharap kinerja kepala lingkungan atau Kepling dapat menganulir semua kebutuhan warganya baik itu masalah administrasi kependudukan, bantuan sosial, masalah lingkungan, keamanan dan lain sebagainya yang semuanya berhubungan dengan kepentingan masyarakatnya.

Edward Hutabarat, politisi dari partai PDI Perjuangan kota Medan, pada penjelasan pelaksanaan Sosialisasi Perda No.21 Tahun 2021 Tentang Pedoman Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan, di Gg.Bersama Kelurahan Helvetia Timur Kecamatan Medan Helvetia kota Medan, Senin (16/5/2022) dengan dua sesi, sesi pertama dimulai Pukul 13.00 WIB sampai selesai dan sesi ke 2 dimulai pukul 16.00 WIB sampai selesai.

Edward menjelaskan bahwa Kepling punya peranan penting di lingkungan.

“Ada sebanyak 2001 Kepling yang digaji oleh Pemkot Medan diharapkan dapat bekerja bijaksana dan amanah. Apalagi pemilihan dan pengangkatan Kepling sangat seksi sebab sangat banyak peminat. Padahal sesuai perda No 9 Tahun 2017, Bab IV Kepala Lingkungan Pasal 5 ayat (1), pada lingkungan diangkat seorang kepala lingkungan yang memimpin tugas penyelenggaraan Lingkungan. Kepala Lingkungan diangkat oleh Camat atas usulan Lurah dengan memperhatikan saran atau pendapat yang berkembang dalam masyarakat setempat,”ujar Edward Hutabarat.

Selain itu, tambah Edward, di pasal tersebut pada Bab VI, syarat dan pencalonan kepala lingkungan ada dijelaskan pada pasal 14 ayat 1 dan ayat 2, point M, calon Kepling tidak sedang menjadi anggota partai Politik dan atau tidak sedang menduduki jabatan politik juga tidak menuntut diangkat menjadi ASN

Di Bab VI, Mekanisme Pengangkatan Calon Kepala Lingkungan di pasal 7 disebut lagi, pada ayat (1), calon kepala lingkungan diusulkan lurah kepada Camat dengan memperhatikan saran dan atau pendapat yang berkembang dalam masyarakat setempat.

” Pas Bab VII, Mekanisme Pemberhentian Kepala Lingkungan di pasal 8 ayat 1, Kepala Lingkungan diberhentikan oleh Camat atas usulan Lurah. Di ayat 2, Pemberhentian Kepling antara lain jika: meninggal dunia, tidak lagi memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam pasal 6, di vonis pidana oleh pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, tidak dapat melaksanakan pekerjaan selama 3 (tiga) bulan berturut-turut dan atas permintaan sendiri,”terangnya.

Dijelaskan Edward Hutabarat yang duduk dari dapil 1 kota Medan ini lagi, Perwal No.21 Tahun 2021 tersebut terdiri dari Bab VIII dan 12 pasal.

Usai membacakan Perda tersebut, acara pun diakhiri dengan pemberian starkit foto bersama dan pembagian nasi kotak kepada para tamu dan undangan.(MR/red)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Breaking News