Jawab Respon Time Kebakaran, DPPK Kota Medan Tambah Empat Unit Damkar
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Dinas Pencegah Dan Pemadam Kebakaran (DPPK) Kota Medan, menambah empat unit armada pemadamnya dengan kapasitas 3500 liter.
Armada dabel kabin dimana ada kabin petugas dan ada kabin supir dengan merk Mitsubishi itu bersumber dari APBD Kota Medan Tahun Anggaran (TA) 2021 dengan harga per unit sebesar Rp 1,5 miliar.
Penjelasan itu disampaikan Kepala DPPK Kota Medan, Alboin Sidauruk, kepada media, Selasa (08/03/2022), di Kantor DPPK Kota Medan, Jalan Candi Mendut Medan, disela-sela kegiatan pelatihan penggunaan armada baru tersebut.
Alboin menjelaskan bahwa pengadaan armada itu untuk memenuhi kebutuhan Kota Medan dalam mencegah dan memadamkan kebakaran yang mungkin terjadi.
Pengadaan armada ini adalah program peremajaan dari unit armada DPPK Kota Medan yang telah ada.
Keempat armada baru tersebut mempunyai kemampuan menyiram sambil bergerak dengan preasure atau tekanan air sebesar 16 bar.
Selain itu, keempat armada baru ini juga dilengkapi dengan sistem GPS sehingga bisa dipantau keberadaannya.
“Peremajaan armada ini sudah dimulai sejak tahun 2019 dimana pada tahun 2019, kita mendapat satu unit. Tahun 2020 karena pandemi Covid, hanya mendapat satu unit. Di tahun 2021 mendapat tiga unit dan pada tahun 2022 ini direncanakan mendapat tiga unit serta satu unit armada rescue. Di dalam armada rescue ini hanya ada alat-alat penyelamatan karena dalam Permendagri Nomor 16 Tahun 2020 terkait dengan penyelamatan. Jadi nanti kita ada satu regu khusus untuk penyelamatan dengan armada tersendiri,” jelasnya.
Jumlah armada yang layak pakai di DPPK Kota Medan, disebut Alboin ada 19 unit, termasuk empat unit yang baru.
Dia merinci dari 41 unit armada yang ada, armada yang layak pakai itu ditempatkan dua unit di Belawan, dua di Tuntungan, tiga unit di Terminal Amplas, tiga unit di Kawasan Industri Medan (KIM) serta tiga unit di Kantor DPPK Kota Medan, termasuk armada tangga.
Diterangkannya, pengadaan armada tersebut dalam rangka penerapan standart minimum sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 dimana waktu tiba paling lama di lokasi pada setiap terjadi kebakaran adalah 15 menit.
“Artinya, begitu pemberitahuan diterima, waktu tiba armada di lokasi kebakaran atau respon time-nya adalah 15 menit dan sudah melakukan penyiraman,” ucapnya.
Tetapi dari sisi teori kebakaran, sambungnya, waktu lima menit dapat memusnahkan sebuah rumah semi permanen. Apalagi di daerah perkotaan, posisi rumah cenderung rapat. Maka harus dicegah terjadinya rembetan kebakaran.
Menyahuti Permen PU yang ada yang mengamanatkan untuk wilayah perkotaan, dalam setiap radius tujuh kilometer persegi harus ada satu pos pemadam kebakaran, maka Kota Medan dengan luas wilayah 267 kilometer persegi, idealnya memiliki sekitar 20 atau 30 pos pemadam kebakaran.
” Saat ini, DPPK Kota Medan memiliki lima pos yang aktif. Pada ulangtahun DPPK pada 01 Maret 2022 lalu, baru dioperasikan satu pos di wilayah Medan Tuntungan,” ucapnya.
Progres ke depan, tahun 2022 ini DPPK Kota Medan sudah mengusulkan ke Dinas Perkim (Perumahan Dan Kawasan Pemukiman) pengadaan tanah untuk pos pemadam kebakaran di wilayah Tembung dan Helvetia. Dan pembangunannya pada tahun 2023 nanti untuk meng-cover wilayah Barat dan Timur Kota Medan. Pada tahun 2024 nanti, diharapkan dapat dibangun pos di daerah Bilal. Dan di tahun berikutnya, untuk daerah Marelan dan USU.
Untuk setiap pos atau UPT (Unit Pelayanan Teknis) di wilayah Utara dan Selatan Kota Medan, yakni Belawan dan Tuntungan, direncanakan penempatan dua unit armada Damkar (Pemadam Kebakaran) dan untuk wilayah Timur dan Barat, disediakan tiga unit armada.
“Bila ini semua nantinya sudah terbangun, saya optimis respon time-nya bisa jadi 10 menit karena dilakukan dengan cara keroyokan,” ucapnya, sembari mengestimasi akan kebutuhan armada sebanyak 25 unit dari pos-pos Damkar tersebut.
Sesuai Permendagri 114 Tahun 2018, juga diatur tentang SPM/SDM namanya, atau sarana prasarana dan ketersediaan personilnya. Kalau untuk UPT disediakan tiga unit armada, dan untuk pos Damkar disediakan dua unit. Dan setiap unit armada, disiapkan enam personil Damkar. (MR/Sipa Munthe)
