Ikut Sosialisasi, Ratusan Reje “Serbu” Aula Dinas Pendidikan Bener Meriah
METRORAKYAT.COM, REDELONG – Tidak seperti biasanya, gedung berlantai dua yang terlihat sepi itu tiba – tiba “diserbu” ratusan Reje (Kepala Kampung -red) Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Selasa 15 Maret 2022.
Kedatangan para Reje se – Bener Meriah itu bukan melakukan aksi unjuk rasa, akan tetapi memenuhi undangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Bener Meriah untuk mengikuti pembekalan sosialisasi kebijakan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.
Kepala Disdukcapil Bener Meriah Sasmanto, SE kepada wartawan menuturkan bahwa tujuan kegiatan pembekalan ini untuk meningkatkan kualitas dan informasi para reje soal tugas pembantuan yang di amanahkan oleh aturan perundang-undangan tentang administrasi kependudukan.
Sebab dalam administrasi kependudukan, kata Sasmanto, peran reje sangat penting memuat kebijakan, tata cara, mekanisme pembuatan serta persyaratan pengurusan dokumen kependudukan di tingkat kampung.
Diharapkan dengan kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada seluruh Reje Kampung terutama yang berkaitan dengan administrasi kependudukan, bagaimana system kerjanya serta kebijakan penduduk dari reje kampung terkait program-program yang telah di lahirkan oleh pemerintah Pusat dalam hal kepemilikan dokumen kependudukan dapat segera terwujud.
Ia menjelaskan, kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan selama 2 (dua) hari, Selasa – Rabu (15 – 16/3/2022) diikuti oleh 232 Reje (Kepala Desa) yang bagi kedalam dua sesi dan masing – masing sesi diikuti oleh 5 kecamatan.
Untuk sesi pertama yakni, kecamatan Pintu Rime Gayo, Gajah Putih, Timang Gajah, Bener Kelipah dan Bukit. Sedangkan sesi 2 (besok) Kecamatan Bener Kelipah, Bandar, Wih Pesam, Mesidah dan Syiah Utama.
Wakil Bupati Dailami dalam sambutan, arahan sekaligus bimbingannya sangat menekankan kepada seluruh Reje Kampung, dimana, diera digital saat ini, semua kita dituntut untuk terampil dan paham tentang menggunakan aplikasi baik berkaitan dengan data maupun urusan keuangan.
“Saat ini kita memasuki dan sudah berada dalam dunia digitalisasi, jadi segala urusan dilakukan dengan mengunakan aplikasi (IT), baik itu dalam pengurusan data ataupun dalam urusan keungan maupun urusan lainnya,” ujar Dailami.
“Saya mengharapkan kepada seluruh Reje Kampung dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah untuk lebih cepat dan lebih tanggap terhadap IT (Informasi Tekhnologi), karena layanan digital ini akan menjadi tautan yang mampu mendekatkan pemerintah desa dengan masyarakat,” tegas Wabup Dailami. (MR/RN)
