oleh

YARA Langsa, Minta Pertamina Tindak Tegas SPBU Harapan Langsa Diduga Lakukan Kecurangan

METRORAKYAT.COM, LANGSA ACEH -Katua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Langsa, H A Muthallib Ibrahim, SE, SH,.M.Si,. M.Kn. minta pihak Pertamina untuk menindak tegas SPBU Galon Harapan Langsa, karena menjual minyak kepada pihak lain dalam jumlah besar menggunakan tangki mobil modifikasi setiap hari, sehingga konsumen di Kota Langsa, harus antrian panjang pada saat mengisi BBM, terkadang jam 10 pagi minyak dinyatakan habis.

Pada saat datang masyarakat mengisi minyak ke SPBU yang ada di Pusat Kota jalan Ahmad Yani selalu tidak ada minyak, sehingga banyak masyarakat mengeluh,” ujar H Thallib, kepada sejumlah Media di Langsa Jum’at (10/12/2021).

” Bukan hanya Pertama yang harus periksa SPBU Harapan Langsa, namun pihak Polres Langsa kita minta agar segera melakukan penyelidikan kasus ini, masyarakat sudah mengeluh selama ini pagi pukul 10.00 WIB Minyak sudah habis di SPBU tersebut, sehingga tertulis di pamflet depan SPBU minyak dalam perjalanan, datang besok pagi juga masih tertulis minyak dalam perjalanan,” kata H Thallib, yang juga Dosen Fakultas Hukum Unsam.

Banyak masyarakat yang dirugikan akibat manyak selalu dinyatakan habis, dan bisa jadi sampai dua hari, namun minyak di salurkan ke pihak lain dengan jumlah besar, sehingga masyarakat kecil tidak mendapat bahan bakar minyak (BBM),”ujar Ketua YARA Langsa.
Pertamina dan Tim penyidik kita minta agar segera melakukan apa penyebab SPBU minyak nya habis setiap jam 10.00 WIB, sehingga masyarakat merasa kecewa sekali akibat BBM kosong setiap hari, dan kita minta agar segera ditindak tegas, ungkap H Thallib mantan Wakil Ketua PWi Aceh.

Seperti kita ketahui yang dilansir oleh salah satu media online, Selasa (7/12/2021).

Penyebab antrean panjang dan langka BBM jenis solar bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) 14.244.432 lebih dikenal dengan sebutan Galon Harapan jalan Ahmad Yani Gampong Jawa, Kecamatan. Langsa Kota Kota Langsa, Provinsi Aceh, akhirnya terbongkar, Jum’at (3/12/2021) sore kisaran Pukul.14.30 WIB Wartawan media ini, memergoki mobil modifikasi yang sedang mengisi solar.

SPBU dengan Nomor 14.244.432 di Kota Langsa, terpergok (Tertangkap Tangan ) oleh wartawan menjual BBM jenis Solar ke tiga (3) mobil jenis Panter berwarna merah maron dan silver dengan tangki modifikasi. Plat nomor kendaraan tertangkap kamera sudah dicabut dengan. Kemampuan tampung tabung tangki yang tempatkan di dalam kendaraan diperkirakan saat pengisian mencapai satu ton. Jum’at (3/12/2021) sore.

Disaat Pertamina sedang berusaha menangani subsidi akibat kenaikan bahan bakar minyak dunia, justru rekanan SPBU di Galon Harapan Kota Langsa ini asyik bersekongkol menjual BBM jenis Solar bersubsidi ke jaringan pengepul.

Saat Wartawan media ini menjumpai kegiatan yang ilegal tersebut, yang enggan disebutkan namanya selaku sopir menyebutkan bahwa dirinya mengaku bekerja, dan hanya bertugas mengangkut saja.

“Maaf bang, saya di sini hanya bertugas mengangkut saja, pemilik oknum aparat inisial JG jadi ndak paham saya,” kata supir ketika diwawancara.

Pada saat yang sama wartawan menanyakan kepada petugas SPBU Galon Harapan Kota Langsa yang lagi mengisikan BBM jenis solar bersubsidi untuk mobil tangki modifikasi dengan mencapai satu ton, tertangkap tangan itu. Tidak bisa berkata apa-apa hanya terdiam atas pertanyaan wartawan, yang tidak diketahui siapa nama petugas SPBU tersebut.

Sementara itu untuk konfirmasi lebih lanjut pada, Selasa (7/12/2021), terkait kegiatan ilegal yang di lakukan SPBU Galon Harapan, media ini menjumpai pihak manager SPBU Galon Harapan atas nama Putra tidak bertemu karena tidak berada ditempat.

” Dan hanya bertemu dengan bagian administrasi bernama Yanto menyangkut dengan pengisian BBM jenis solar bersubsidi menggunakan mobil modifikasi dirinya tidak mengetahui karena itu bukan bagian saya,” kata Yanto sambil mengarahkan untuk menjumpai Putra yamg membidangi.

Sampai berita ini di turunkan media ini belum mendapatkan konfirmasi dari pihak manager SPBU Galon Harapan Kota Langsa, terkait kegiatan Ilegal yang diduga sudah berjalan lama dan mulus tidak diketahui dalam pengisian BBM jenis solar bersubsidi menggunakan mobil modifikasi. Yang sudah meresahkan masyarakat Kota Langsa selama ini. (MR/DANTON)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Breaking News