Reses Masa Sidang 1 Tahun ke Tiga Tahun 2021, David Roni Ganda Sinaga Sesalkan Dana Kelurahan di Kelurahan Mesjid Tidak Dipergunakan 

Reses Masa Sidang 1 Tahun ke Tiga Tahun 2021, David Roni Ganda Sinaga Sesalkan Dana Kelurahan di Kelurahan Mesjid Tidak Dipergunakan 
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Pelaksanaan Reses Tahun ke Tiga Tahun 2021 anggota DPRD Kota Medan, David Roni Ganda Sinaga,SE dari Partai PDI Perjuangan yang dilaksanakan di Jalan Mesjid Raya, (Taman Sri Deli) Kelurahan Mesjid Kecamatan Medan Kota, Sabtu (18/12), warga banyak mengeluhkan tentang BPJS Kesehatan gratis dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah.

Selain itu warga juga mengharapkan adanya transparansi dari kelurahan Mesjid untuk memampangkan masa jabatan kepala lingkungan agar diketahui oleh warga dan warga juga dapat mengusulkan calon Kepling yang baru.

Seperti diutarakan oleh Fahma Mursal, warga jalan SM Raja. Fahma menyampaikan kiranya masa jabatan kerja Kepling dapat transparan kepada masyarakat diumumkan melalui papan pengumuman sehingga dapat diketahui masyarakat.

“Kiranya lurah juga agar mengetahui dan masyarkat dapat mencalonkan Kepling . Fahma juga berharap dalam penggunaan dana desa kiranya Lurah mengikutsertakan pemuda serta masyarakat untuk mengawasi penggunaan dana kelurahan tersebut,”katanya.

Ade, warga Jalan SM Raja mempertanyakan tentang tunggakan BPJS karena faktor tidak adanya uang sehingga tidak sanggup untuk membayar BPJS Kesehatan Mandiri.

Sementara itu, Hidana Hira juga warga Jalan SM Raja, mempertanyakan mengenai bantuan PKH. “Pak apa sudah tidak ada lagi dikeluarkan bantuan bagi peserta PKH, karena saya tidak pernah menerima bantuan PKH, padahal saya memiliki kartu PKH,”katanya.

Menjawab pertanyaan warga pada pelaksanaan Reses tersebut, David Roni Ganda Sinaga mengatakan untuk penggunaan dana kelurahan yang merupakan program bantuan dari pemerintah untuk mempercepat proses pembangunan di kelurahan, maka pihak kelurahan harus dapat memanfaatkan dana tersebut agar bebar-benar terpakai sesuai peruntukannya.

“Kita melihat, dana kelurahan ada yang tidak dipakai dan tidak tersalurkan. untuk itu, pihak kelurahan dapat melakukan kolaborasi dengan masyarakat. Kalau tidak mampu, BAPERA kota Medan juga mampu untuk mengerjakan,”kata wakil rakyat yang duduk di Komisi 4 ini.

Sambung David Roni Sinaga lagi, ada banyak keluhan warga terkait perbaikan infrastruktur di masing-masing kelurahan yang belum terealisasi sampai saat ini, makanya pada reses yang dilaksanakan tersebut, David Roni mempertanyakan sesuai laporan dari masyarakat yang masuk ke tim nya dilapangan.

Menjawabnya, Lurah Mesjid, Sudarmanto mengakui jika penggunaan dan kelurahan tidak dapat dia pergunakan disebabkan sempitnya waktu yang diberikan untuk proses pengerjaan dan pada saat itu dia juga baru dilantik menjadi lurah di Mesjid. Dia juga sudah berkoordinasi dengan kelompok masyarakat (Popmas) untuk membahas terkait pelaksanaan pengerjaan pengecoran jalan di daerah nya dan berkonsultasi dengan pihak kontraktor namun tidak berani mengerjakan.

“Ketua Popmas juga bukan spesialis bagian pengecoran dan setelah berkoordinasi dengan pimpinan kontraktor maka disimpulkan tidak akan mampu dikerjakan dengan batas waktu yang sempit. Kami tidak serta-merta sembarangan menggunakan dana kelurahan tersebut, dengan waktu yang mepet pihak kontraktor juga tidak ingin nantinya pekerjaan mereka bermasalah,”ujar nya berkilah.

Camat Medan Kota, Chairuniza pada kesempatan itu, menyayangkan tidak terserapnya anggaran dana kelurahan secara maksimal di kelurahan Mesjid.

Menurut Camat Medan Kota ini, bagaimana mungkin pembangunan di kelurahan Mesjid dapat maksimal jika lurah saja tidak bijaksana dan kaku dalam menggunakan anggaran tersebut.

“Mungkin ini bisa jadi bahan evaluasi bagi pemko Medan, karena dengan adanya dana aspirasi dari kelurahan itu, maka lurah semakin baik menyerap aspirasi masyarakat tersebut. Karena dananya ada dan tidak perlu menunggu dana dari kecamatan atau dinas lagi. Jangan sampai dana yang begitu besar tersebut menjadi silpa,”sebutnya.

Untuk masalah BPJS Kesehatan yang diketahui banyak warga tidak mampu jika menjadi peserta BPJS Kesehatan Mandiri, David Roni Sinaga mengatakan agar setiap tunggakan bagi peserta BPJS Kesehatan Mandiri agar dilunasi terlebih dahulu agar lebih memudahkan untuk diurus ke BPJS Kesehatan tanggungan pemerintah.

“Masalah BPJS kesehatan jangan sampai menunggak, agar dibayarkan dahulu tunggakannya. Saya akan dapat mengurus BPJS Kesehatan gratis jika tunggakan tidak ada. Namun bagi yang tidak memiliki BapJS Kesehatan jika ada bermasalah kesehatan silahkan menghubungi staf saya bernama Bangun, nantinya dia dapat merujuk ke RS dr Pirngadi Medan,”terang legislatif dari Dapil 4 ini.

Terkait PKH tidak keluar selama setahun, perwakilan Dinas Sosial yang merupakan koordinator PKH di Kecamatan Medan Kota, Dedy, mengaku jika nama-nama warga belum ada terdaftar di aplikasi Kemensos. Sehingga belum mendapatkan bantuan PKH.

Saat ini, tambah Dedy, dinas sosial masih terus melakukan penyesuaian data untuk dikirim ke Kementerian Sosial untuk didaftarkan ke DTKS (Data Terpadu Keluarga Sejahtera). “Jika belum ada nama terdaftar di DTKS, artinya, warga tersebut belum bisa menerima bantuan dari pemerintah. Silahkan mengajukan surat untuk penerima bantuan ke kantor Lurah agar kami dapat melakukan pengecekan,”ujarnya

Sambung Dedy lagi, dalam dua hari, pihaknya akan mendata peserta PKH yang namanya sudah ada terdata di kantor kelurahan. “Saya akan terus memperjuangkan kan ini sekalian,”terang Dedy selaku koordinator kecamatan Medan kota.

Untuk 27 warga yang sudah diundang dikantor lurah, Dedy menerangkan akan diprioritaskan untuk dimasukkan di DTKS dinas Sosial.

Dedy juga meminta warga agar dapat mengecek apakah terdaftar di DTKS sebagai penerima bantuan dengan membuka aplikasi
cekbansos.kemensos.go.id, “Lalu dimasukkan nama, kabupaten dan NIK dan silahkan cek,”tukasnya.

Diakhir pelaksanaan Reses tersebut, Camat Medan kota menghimbau warga agar lebih cerdas dan peduli lingkungan sekitar.

“Silahkan mengkritik namun harus bernas dan menjadi masukan bagi kami. Dengan adanya dana kelurahan semoga infrastruktur di tengah warga masyarakat dapat terealisasi,”ujar Camat.

David Roni Ganda Sinaga selaku pemilik kegiatan pelaksanaan Reses tersebut diakhir acara mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga yang menghadiri pelaksanaan Reses meskipun cuaca hujan, namun antusias warga hadir di acara reses untuk menyampaikan aspirasi mereka mudah-mudahan dapat bermanfaat dan direalisasikan kedepan oleh pemko Medan.

Selanjutnya, acara foto bersama dan penyerahan bingkisan dari wakil rakyat dapil 4 kota Medan ini.(MR/wan)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.