APPI Gelar Pameran Multifinance 2021, Dukung Inklusi Keuangan

APPI Gelar Pameran Multifinance 2021, Dukung Inklusi Keuangan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN –  Untuk mendukung inklusi keuangan, secara khusus di sektor pembiayaan, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menggelar Pameran Multifinance 2021 mulai 3-5 Desember 2021, bertempat di Atrium Plaza Medan Fair Medan, Jumat (3/12/2021).

Pameran Multifinance dengan thema “Mendorong Inklusi Keuangan di Sumatera Utara” yang di Bendahara Forum Komunikasi Daerah (FKD) APPI Medan, Dewi Magrin.

Dikesempatan itu turut hadir Deputi Direktur Pengawasan LJK Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional (KR) 5 Sumatera bagian utara (Sumbagut), Mangasi Yusliani, Kepala Bagian Pengawas Pasar Modal dan IKBN OJK KR 5, Jaya Manurung, dan undangan lainnya dengan peserta pameran sebanyak 26 Industri Pembiayaan.

Deputi Direktur Pengawasan LJK OJK KR 5 Sumbagut, Mangasi Yusliani, melalui sambutannya mengatakan bahwa, berdasarkan survei nasional literasi keuangan yang dilakukan OJK tahun 2019, menunjukkan indeks literasi keuangan secara nasional mencapai 38,03%. Angka ini menunjukkan peningkatan dari tahun 2016 sebesar 29,7 persen.

Selanjutnya indeks inklusi keuangan 76,19 persen juga meningkat dari tahun 2016 sebesar 67 persen.

“Kita berbahagia, karena indeks literasi keuangan maupun inklusi keuangan di Sumut cukup baik, yang tercermin dari indeks literasi keuangan tahun 2019 sebesar 37,96% dibandingkan 2016 sebesar 31,3%, dan indeks inklusi keuangan 93,98% dibandingkan tahun 2016 sebesar 75,6 persen, bebernya.

Dijelaskan dia, dengan sinergi dan kerja keras seluruh stakeholder di sektor jasa keuangan target inklusi keuangan yang dicanangkan melalui Perpres No.82/2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif sebesar 75% pada tahun 2019 telah tercapai.

Akan tetapi lanjutnya, seluruh stakeholder di sektor lembaga pembiayaan kiranya masih perlu bekerja lebih giat guna meningkatkan tingkat literasi maupun inklusi di sektor jasa pembiayaan.

“Dari hasil survei OJK tahun 2019 telah menunjukkan perusahaan pembiayaan baru sebesar 14,56 persen, walaupun mengalami peningkatan sebesar 2,76 persen dari tahun 2016, yang tercatat sebesar 11,8 persen, dibandingkan dengan produk perbankan yang telah mencapai 73,8%, maka penggunaan produk pembiayaan di masyarakat sebesar 14,56% masih tergolong cukup rendah.

Adapun indeks literasi pembiayaan di tahun 2019 sebesar 15,17% mengalami peningkatan 2,17% dari tahun 2016 sebesar 13%,” cetus Mangasi Yusliani.

Pada kesempatan itu, dia mengatakan bahwa, peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Sumut tidak akan terwujud tanpa peran aktif dan sinergi dari seluruh stakeholder industri jasa keuangan. OJK KR5 Sumbagut sangat mendukung Pameran Multifinance 2021 ini, dan beharap dengan adanya pameran ini, inklusi keuangan di Sumut khususnya perusahaan pembiayaan dapat terus meningkat.

Dia menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh insan lembaga pembiayaan yang terus mensosialisasikan produk perusahaan pembiayaan ke seluruh lapisan masyarakat, sehingga masyarakat dapat lebih mencermati produk perusahaan pembiayaan,” ucapnya.

Sementara itu, Bendahara FKD APPI Medan, Dewi Magrin mengatakan, Pameran Multifinance 2021 ini bertujuan untuk kembali mensosialisasikan tentang produk-produk perusahaan pembiayaan kepada masyarakat guna meningkatkan literasi dan inklusi di sektor pembiayaan.

“Pameran inklusi keuangan, kita laksanakan untuk bangkit kembali dari Pandemi Covid-19. Saat sekarang ini, sudah kembali ke kondisi New Normal, kita dari lembaga pembiayaan untuk restart kembali mensosialisasi ke masyarakat luas terkait produk-produk yang ada di multifinance ini,” bebernya. (MR/156)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.