Ucapkan Selamat, Ini Harapan Tokoh Aceh Kepada Panglima TNI baru
METRORAKYAT.COM, LHOKSEUMAWE – Tokoh masyarakat Aceh HM Yusuf Hasan mengucapkan selamat atas dilantiknya Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang sudah memasuki masa pensiun pada bulan November ini.
Ucapan selamat juga disampaikan HM Yusuf Hasan kepada Letjen TNI Dudung Abdurachman yang sebelumnya menjabat sebagai Pangkostrad dan telah dipercaya oleh Presiden Joko Widodo untuk memimpin matra TNI AD sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang ditinggalkan oleh Jenderal TNI Andika Perkasa.
“Selamat atas pelantikan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI & Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad),” kata Yusuf Hasan yang juga merupakan Anggota Dewan Pembina Daerah (DPD) Badan Advokasi Indonesia (BAI) di Lhokseumawe, Kamis (18/11/2021).
Yusuf Hasan menilai kedua tokoh TNI Angkatan Darat yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo ini merupakan orang-orang yang dianggap memiliki reputasi yang baik dan juga dikenal dekat dengan masyarakat.
“Bagi saya, rotasi jabatan strategis di tubuh TNI apalagi pucuk pimpinan tertinggi, sudah sepatutnya dipercayakan kepada mereka yang punya reputasi terbaik bagi negeri,” ujarnya.
Bahkan ia menilai nasionalisme yang tertanam di dalam diri kedua jenderal TNI tersebut tak perlu dipertanyakan lagi.
“Sepak terjang keduanya baik Pak Andika dan Pak Dudung jelas NKRI dan merah putihnya, sehingga dengan begitu saya meyakini bahwa keduanya mampu membawa TNI menjadi institusi yang lebih profesional,” pungkasnya.
Yusuf Hasan berharap Indonesia akan lebih kuat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dan dapat menjaga keamanan bagi Indonesia dengan cara humanis.
Selain itu, Yusuf Hasan juga meminta kepada Gubernur Aceh Nova Iriansyah dapat mengikuti jejak Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang telah berkunjung ke Markas Besar TNI Angkatan Darat, dalam rangka silahturahmi serta berbincang santai.
“Dalam kesempatan itu Gubernur Papua Barat membahas mengenai kerja sama TNI AD dengan Pemprov Papua Barat, terkait penerimaan Bintara Prajurit Karier TNI AD dalam Program Otonomi Khusus Putra dan Putri asli Papua,”terangnya.
Menurut Yusuf Hasan, seharusnya Gubernur Aceh juga melakukan hal yang sama, mengingat Aceh juga berada di daerah ujung nusantara dan juga memiliki daerah otonomi khusus.
“Seharusnya putra-putri Aceh juga penting ditingkatkan dalam penerimaan prajurit karier di Aceh,” katanya.
Yusuf Hasan juga menilai, Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI yang baru sangat respon dengan permintaan pemerintah daerah.
“Hal tersebut terbukti, ketika Gubernur Papua Barat berkunjung ke Markas Besar TNI AD untuk membahas masalah penerimaan Bintara Prajurit Karier TNI AD Program Otonomi Khusus Putra dan Putri asli Papua, mendapat sambutan baik dari, Panglima TNI Jendral Andika Perkasa,” jelas H.M.Yusuf Hasan.(MR/red)
