Pemkab Samosir Menggelar Assessment Guna Mengisi Posisi Penting
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menggelar assesment guna menguji kelayakan.
Assesment yang diikuti puluhan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) serta ratusan pejabat administrator di jajaran Pemkab yang kini mulai resah, karena bakal dicopot dari jabatannya melalui proses Assesment atau uji kelayakan.
Hal ini disampaikan Dinas Kominfo Rohani Bakara, Kamis (21/10/2021), guna mengikuti Assessment, yang ditandatangani Atas nama Bupati Samosir, Sekertaris Daerah (Sekda) Jabiat Sagala dengan nomor 800/2429/BKD/X/2021, tertanggal 15 Oktober 2021, sudah disampaikan kepada 27 pejabat eselon II dan III, beberapa hari lalu.
Salah seorang kepala OPD yang enggan namanya ditulis, Assessment yang digelar mulai, Kamis (21/10) sampai beberapa hari kedepan di Hotel JTS Pangururan, merupakan ini melengserkan jabatan yang didudukinya, dan hasil penilainnya tidak objektif.
“Kita tidak akan mengikuti Assessment itu, karena sudah saya pastikan penilannya tidak objektif, hanya jalan untuk melengserkan saja itu”, ujar pejabat yang diangkat di era Bupati Rapidin Simbolon.
Sambung Rohani Bakkara, yang membenarkan terkait pelaksanaan uji kompetensi atau assessment pejabat pimpinan tinggi pratama maupun pejabat administrator.
“Benar akan ada Assessment, dipastikan pelaksannya objektif, tidak ada intervensi dari manapun soalnya,”ujarnya (MR/156).
