Akhirnya Pungutan Dana Modus Perawatan Jalan Pemda DiDusun Kp.Setia tidak Diizin Kepala Desa Sennah Lagi

Akhirnya Pungutan Dana Modus Perawatan Jalan Pemda DiDusun Kp.Setia tidak Diizin Kepala Desa Sennah Lagi
Bagikan

Akhirnya Pungutan Dana Modus Perawatan Jalan Pemda DiDusun Kp.Setia tidak Diizin Kepala Desa Sennah Lagi.

METRORAKYAT.COM, LABUHANBATU – Setelah di berita Metrorakyat.com tentang pungutan dana perawatan jalan Pemda dan pemasangan palang portal jalan di jalan Pemda tersebut yang berada di Dusun Kp.Setia, Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Pelaksana Jabatan (PJ) Kepala Desa Sennah,Amin Awaluddin,SE langsung mengadakan rapat terbuka dikantor Desa dengan Kadus(Kepala Dusun) Kp.Setia,Hisar Dolok Saribu, Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Desa Sennah,H.Napitupuluh dan ketua LKMD,( Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa) Desa Sennah dengan membahas keresahan warga yang pemilik lahan kelapa sawit dan pengusaha agen buah kelapa sawit (Toke) yang melalui jalan Pemda tersebut protes pungutan Dana yang dilakukan kepala dusun dengan modus perawatan jalan dan pembuatan palang portal.

PJ Kepala Desa Sennah, Amin Awaluddin,SE melalui pertimbangan dan pengamatan memutuskan pungutan dana untuk perawatan jalan Pemda tersebut supaya ditiadakan dan Palang portal jalan yang sudah dipasang dijalan Pemda yang berada di Dusun Kp.Setia, segera dibongkar.

“Saya mohon maaf kepada masyarakat karna saya tidak tahu tentang hal itu dan saya juga tanya kasusnya apa sudah dimusyawarahkan dengan warga,jawab Kadus sudah,makanya saya berani menanda tangani surat tersebut,”sebut PJ Kepala Desa Sennah, Amin Awaluddin,SE kepada awak media, Kamis (14/10/2021).

Dia juga menjelaskan sudah mengarahkan Kadus membongkar palang portal yang dibuat.

“Sekali lagi saya minta maaf sayakan masih baru,”sebutnya.

Mendengar kabar tersebut warga yang memiliki lahan kelapa sawit dilokasi tersebut dan pengusaha agen buah kelapa sawit, (Toke) pun lega dan nyaman ketika melintasi jalan Pemda tersebut. Sebab, tidak ada lagi pungutan dana yang dibebankan dan portal yang dipasang akan segera dibongkar.

“Kami, Pak akhirnya bebas melintasi jalan Pemda tersebut yang dimana beberapa hari ini selalu ribut setiap melintasi jalan pemda tersebut saat membawa hasil kebun,”sebut warga bernama Pak Mangunong (36) kepada awak media, Kamis (14/10/2021),(MR/HPS)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.