oleh

Pandangan Umum PDI Perjuangan, OPD Tidak Capai PAD 50 Persen Perlu Evaluasi

METRORAKYAT..COM, TANJUNGBALAI – Pandangan umum Fraksi Partai PDI Perjuangan dalam rapat Paripurna DPRD,Kamis (23/9/21) kemarin yang disampaikan oleh Eriston Sihaloho,SH mengungkapkan bahwa, Masukan dalam pembentukan dinas pendapatan daerah Kota Tanjungbalai,

Hal ini kata Eriston Sihaloho, SH perlu dilakukan kajian secara mendalam.Karena dahulu sudah pernah terjadi dalam evaluasi dan bahan pertimbangan, maka ada perampingan sehingga pendapatan daerah tergabung di Badan Pengelola Keuangan Pendapatan Asli Daerah (BPKPAD)

Eriston menambahkan, kalau memang hasil evaluasi ini perlu untuk membuat BPKPAD terpisah agar lebih maksimal,nanti akan jadi pegangan bahan kajian DPRD Kota Tanjung Balai, kami usulkan sebagai upaya peningkatan pendapatan asli daerah Kota Tanjungbalai.

Dikatakan lagi Sihaloho menekankan, dimana target yang dibebankan kepada OPD yang tidak mencapai target realisasi PAD minimal 50 persen sampai bulan September 2021 bulan ini.Kiranya akan kami evaluasi, demi tercapainya peningkatan pencapaian dari pendapatan asli daerah.

Kemudian lanjutnya, tentang penertiban kendaraan roda 6 yang melintas dijalur keluar masuk dalam inti Kota serta retribusi galian C yang masih kurang peningkatannya dari tahun ke tahun hanya begitu begitu saja, Pemerintah Tanjungbalai harus saling berkoordinasi dengan Forkopimda dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Ungkapan tentang menyoroti kinerja kepala lingkungan sebutnya,yang tidak bekerja maksimal atau sampai kepada Kelurahan dan Kecamatan akan menjadi bahan evaluasi kami kembali. Agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal.Kepala lingkungan, pada tahun ini sudah berakhir pada Bulan Desember 2021 mendatang. Apa yang menjadi masukan dan sumbang saran, kami akan melakukan rapat koordinasi pembentukan tim sekaligus jika memang mampu secara efektif dan efisien, Perwa yang lalu akan kami rubah.

Selanjutnya,tentang banyaknya yang kita lihat pedagang kaki lima, yang berjualan di trotoar badan jalan. Hal ini harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tanjungbalai. dan akan terus ditertibkan, hingga wajah kota Tanjungbalai lebih indah dan berseri.

Lain lagi halnya soal rangkap jabatan di lingkungan Pemerintahan Kota Tanjungbalai. Bahwasanya Pemko Tanjungbalai dalam waktu dekat akan melaksanakan assessment Uji Kompetensi di lingkup Pemko Tanjungbalai. Agar rangkap jabatan dapat teratasi dan termasuk jabatan-jabatan yang kosong saat ini.Pemko Tanjungbalai nantinya dan ASN /PNS yang akan menduduki jabatan, tidak akan menduduki jabatan jika tidak melalui assessment uji kompetensi,” ungkap ketua Fraksi PDI Perjuangan Eriston Sihaloho,SH.(MR/Ade)

Breaking News