Bupati Samosir Tetap Bersinergi Bersama Kementrian PUPR dan Pemprovsu.
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Ditengah pandemi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir terus berupaya melakukan sinergitas ke Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk pembangunan fisik serta perbaikan fasilitas di Kabupaten Samosir.
Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) juga menjadi salah satu program andalan nasional Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas tersebut berbasis masyarakat.
Hal ini disampaikan Bupati Samosir sesudah penyambutan kehadiran Gubsu ke Samosir, Jumat (24/9/2021).
“Yang mana Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) merupakan program andalan nasional Pemerintah dan Pemerintah Daerah dan untuk Samosir pihak kementerian akan melakukan pemasangan di 5 titik dan Sanimas 5 titik,” jelasnya.
Sanimas (Sanitasi Berbasis Masyarakat), sebagai program peningkatan kualitas lingkungan di bidang sanitasi khususnya pengelolaan air limbah yang diperuntukkan bagi kawasan padat kumuh miskin perkotaan dengan menerapkan pendekatan pemberdayaan masyarakat.
Lebih lanjut Bupati menyatakan untuk Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI), Samosir mendapatkan pembangunan di 50 Titik dan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) ada 9 Titik ( di 9 Kecamatan) yang ada di Samosir serta Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) sebanyak 5 Titik di Samosir.
“P3TGAI merupakan pekerjaan perbaikan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif yang melibatkan masyarakat untuk mendukung kedaulatan pangan,” ucap Bupati.
Bahkan sanitasi untuk pendidikan yang bersifat keagamaan, Samosir dapat di 10 titik,” papar dia lagi.
Bahkan untuk mendukung 45 desa wisata di Samosir, Kementerian PUPR telah selesai melakukan telaah berbagai prsarana desa wisata untuk menunjang ekonomi desa dan mendapat persetujuan dari Kementerian PUPR pada tahun anggaran 2022.
“Di sisi lain untuk tempat Pembuangan Sampah 3R, Samosir mendapatkan di 5 titik,”sebutnya.
Sistem Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di kawasan wisata merupakan sistem pengelolaan dan teknologi pengolahan sampah sebagai solusi dalam mengatasi persoalan sampah dan dampak yang ditimbulkannya, khususnya di kawasan wisata. (MR/156)
