Lansia Tewas Tertabrak Kreta Api di Jalan Pasar 7 Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan
METRORAKYAT. COM, PERCUT SEI TUAN – Seorang laki-laki yang diperkirakan berusia 50 tahunan tertabrak kreta api disekitaran stasiun Kereta Api Bandar Khalipa yang berasal dari arah bandara Kualanamu menuju ke Kota Medan, Jum’at (3/9/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.
Diketahui, sebelum tertabrak, korban yang tinggal di Jalan Tembung, Pasar 7 Beringin, Gang Cermai Baru, Kecamatan Percut Sei Tuaan ini berjalan kaki melintasi perlintasa kreta api dari arah Simpang Jodoh menuju ke arah Jalan Pasar 7 Tembung, diduga korban meninggal hendak pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki.
Menurut saksi dilokasi kejadian, kepada Metrorakyat.com, korban sudah diperingati oleh pengguna jalan dan sempat dikejar oleh warga yang biasa membantu mengatur jalanan saat sore hari, namun naas, nyawa lansia tersebut tidak dapat diselamatkan dan meninggal ditempat.
“Sebelum tertabrak, tadi korbannya sempat diteriaki oleh pengguna jalan saat palang perlintasan kereta api sudah tertutup, suara klakson kereta api juga sudah dibunyikan, tapi bapak itu (korban) seperti tidak mendengarnya. Saat itu juga korban yang diperkirakan berusia 50 tahunan itu terserempet kereta api yang melintas cepat dari arah bandara. Korbannya mengenakan kaos hitam berkera lengan pendek dan celana coklat panjang,” jelas Pak sarimin (83 tahun) warga Jalan Pasar 7 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Kemudian, menurut petugas yang ada di pos perlintasan mengatakan, korban tidak membawa identitas apapun di dalam saku celananya. “Korbannya hanya membawa dompet yang berisikan tisu dan HP merk Nokia,” jelas Zizi.
Lebih lanjut, pada pukul 18.00 WIB, petugas Polsek Percut Sei Tuan yang sudah lama ada dilokasi kejadian, berhasil menghubungi pihak keluarganya melalui telepon genggam yang dibawa korban yang belum diketahui namanya itu.
Kemudian, sekitar pukul 19.00 WIB, korban meninggal dibawa pulang ke rumahnya dengan menggunakan mobil Unit Lakalantas Polsek Percut Sei Tuan. Atas kejadian ini, arus lalu lintas padat dan terjadi kemacetan panjang. (MR/Siti)
