Fasilitas Cuci Tangan Di Puskesmas Langsa Barat Jadi Pajangan
METRORAKYAT.COM, LANGSA – Mencuci tangan merupakan salah satu bagian dari protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Namun di Puskesmas Kecamatan Langsa Barat, Prokes ini tidak berjalan baik, karena fasilitas cuci tangan yang disiapkan tidak berfungsi, dan hanya jadi hiasan formalitas semata.
Sejumlah fasilitas cuci tangan yang dilengkapi tandon berukuran 150 liter, di pasang di sejumlah titik pintu masuk dan keluar puskesmas tersebut. Tapi sayangnya, tanda atau penampungan air itu, sudah sejak lama tidak pernah diisi air. Masyarakat yang hendak berobat tidak bisa memanfaatkan fasilitas cuci tangan yang sudah di sediakan itu.
Padahal, aktifitas di puskesmas sangat rentan penularan Covid-19. Salah seorang pasien yang hendak berobat bernama fahrul yang ingin mencuci tangan mengaku, fasilitas Prokes itu sudah ada cukup lama namun jarang terisi air,” ucapnya.
Dari Amatan Media MetroRakyat. Com, pada hari Senin, (9/8/2021), terlihat fasilitas tempat cuci tangan sudah lama tidak berfungsi dibiarkan begitu saja. Bahkan keran airnya pun sudah tampak berkarat, “Ini sudah lama sekali tidak ada isinya, karena tidak ada yang urus hanya dibiarkan seperti itu saja dari pihak puskesmas.
Diharapkan kepada dinas kesehatan Kota Langsa agar dapat mengambil tindakan tegas terhadap puskesmas Langsa Barat, yang dianggap menyepelekan tempat mencuci tangan yang sebagian dari protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.
Adanya fasilitas protokol kesehatan yang terkesan jadi pajangan saja, Kepala puskesmas Langsa Barat Ayu Artalinta SKM MKes pada saat dikonfirmasi melalui handphone WhatsApp tidak aktif dengan nada memanggil.
Sampai berita di ini diterbitkan untuk sementara belum mendapatkan konfirmasi dari kepala puskesmas Langsa Barat.(MR/DANTON)
