oleh

Diduga Kebal Hukum, Praktik Jual Minuman Keras Berjalan Mulus

METRORAKYAT.COM, KARIMUN – Seorang pengusaha berinisial A, terendus melakukan bisnis penjualan minuman keras seperti asoka, arak, ginseng dan anggur merah, beer carlsberg, tiger dan heineken serta balihai di Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral Kabupaten Karimun. Hal ini diketahui Metrorakyat.com berdasarkan informasi dari warga sekitar yang sudah geram menyaksikan mulusnya praktik penjualan miras tersebut dalam beberapa tahun ini.

Dari pantauan Metrorakyat.com, oknum pengusaha tersebut memiliki stok berbagai jenis minuman luar yang diduga illegal atau non pajak dan siap untuk melayani/mensuplay para pengecer untuk dapat juga menjual kepada konsumen.

Baca Juga:  Peringatan HUT RI ke-76 Aceh Singkil Ditengah Pandemi Berjalan Khidmat

Salah seorang pekerja di toko tersebut (Ina) nama samaran, ketika dikonfirmasi dengan Kapasitas awak media menyamar sebagai pembeli, pegawai tersebut mengatakan semua barang pesanan bapak dapat kami penuhi. “Jenis-jenis minuman tersebut bukan tanggung, yang berjenis minuman keras asal luar karimun seperti dari singapura, dan andai kata barang pesanan pembeli minta mitra isahanya untuk menyediakan,” jelasnya.

Baca Juga:  Babinsa Darungan Ramil 0824/16 Tanggul Cek Pembangunan Irigasi

Terkait hal ini, aparat penegak hukum sepertinya diduga tutup mata dalam pengawasan perdagangan minuman keras dan alkohol tersebut, seningga sampai saat ini usaha tersebut seakan sudah dianggap hal biasa, meskipun tanpa adanya legalitas.

Metrorakyat.com juga berharap kiranya aparat penegak hukum dapat menindak pengusaha tersebut, dijarenakan pelaku usaha tersebut, telah menjual minuman keras dan minuman beralkohol yang bertentangan dengan hukum di negara indonesia.

Baca Juga:  Bupati Batu Bara Buka Rapat Koordinasi Persiapan Pembukaan TMMD

Sementara dalam waktu yang tidak bersamaan, pelaku usaha berinisial (A) berhasil dikonfirmasi Metrorakyat.com di Polres Karimun saat mendampingi oknum keluarga yang sedang mengikuti vaksin, mengtakan bahwa saat ini bukan beliau lagi yang menjual miras dan mikol tersebut melainkan saudaranya, dikarenakan ia juga diduga mengeluh. “Untuk saat ini berusaha di Karimun susah, sehubungan dengan situasi pandemi saat ini,” pungkasnya. (MR/Lamhot)

Breaking News