oleh

Lapor Pak, di Kecamatan Pangkatan Penyebaran Judi Togel dan KIM Makin Marak

METRORAKYAT.COM, LABUHANBATU – WargaKecamatan Pangkatan,Kabupaten Labuhanbatu,Sumatera Utara Meminta agar mata rantai penyebaran perjudian jenis Toto gelap (Togel) dan Kim hongkong yang meresahkan warga agar segera dibasmi, pasalnya, perjudian ini makin hari semakin bebas beroperasi dan wargapun khawatir judi ini akan merusak mental anak-anak muda dan menimbulkan pertengkaran dirumah tangga dan juga membuat tingginya tindakan kriminal wilayah kecamatan Pangkatan.

Baca Juga:  Klarifikasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pelalawan Akan Kita Cocokkan dilapangan

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, Kamis,(10/16/202), penyebaran judi togel dan KIM Hongkong hampir merata hampir disetiap Desa di Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu dan semakin marak penyebarannya di Desa Sidorukun, Desa Kp.Padang,Desa Pangkatan dan Desa Sennah.

Penyebaran bisnis perjudian tersebut dikendalikan oleh bandar berinisial PJT. Dalam praktiknya, bandar menggunakan juru tulis yang biasanya dengan mudah ditemui di warung-warung dan seorang koordinator.

Baca Juga:  Wakil Walikota P.Sidempuan Secara Resmi Membuka Pagelaran Seni Budaya

Setiap hari ratusan hingga ribuan pemain memesan angka tebakan Togel dan Kim Hongkong melalui pesan singkat telepon seluler tanpa kupon. Harga minimal untuk setiap angka tebakan Rp1000 dengan omzet rata-rata penulis per hari Rp500 ribu.

Suardi(46), warga Pangkatan, mengakui penyebaran perjudian Togel dan KIM Hongkong memang mulai marak didaerah tempat tinggalnya hampir disetiap dusun mulai dijual secara terang-terangan.

Baca Juga:  Kasatlantas Polres Kendal, Ingatkan Masyarakat Patuhi Prokes

“Para juru tulis malah nekat beroperasi di tempat-tempat umum, seperti warung dan kios,” katanya.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, awak media mencoba melakukan konfirmasi terhadap Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Parikhesit melalui HP seluler dengan WhatsApp membalas sambil menanyakan dimana tempatnya, Kamis,(10/6/2021)(mr/HPS)

Breaking News