Haris Kelana Damanik Laksanakan Sosperda No.5 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Kemiskinan

Haris Kelana Damanik Laksanakan Sosperda No.5 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Kemiskinan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Sampai saat ini masalah kemiskinan masih menjadi pokok perhatian bagi pemerintah Kota Medan, termasuk juga di daerah Medan Utara. Apalagi dampak dari pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum juga berakhir, semakin menambah deretan warga miskin di kota Medan. Wakil rakyat dari Dapil II Kota Medan, Haris Kelana Damanik melihat perlunya peran serta semua pihak termasuk pemerintah pusat dan daerah untuk dapat mengurangi angka kemiskinan ditengah masyarakat.

Dasar itulah, Haris pun mengangkat Perda No.5 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Kemiskinan di Kota Medan pada pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Perda nya pada bulan Juni 2021 yang dilaksanakan di Lingkungan 4 pasar Satu  Tengah Kelurahan Tanah Enam Ratus  Kecamatan Medan Marelan. Sabtu (12/6) yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.

Pada pelaksanaan Sosperda No.5 Tahun 2015 tersebut, Haris menerangkan, Kemiskinan adalah suatu kondisi sosial ekonomi seseorang atau sekelompok orang yang tidak terpenuhi hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat.

Pada kata sambutannya, Haris Kelana Damanik mengucapkan terimakasihnya atas kehadiran warga masyarakat di Kelurahan Tanah Enam Ratus pada pelaksanaan Sosperda yang dilaksanakannya didaerah tersebut.

Juga kepada para tokoh agama, tokoh pemuda dan Lurah Tanah 600. Ramli Lubis. Disebutkannya, ada tiga program kerja anggota DPRD kota Medan yakni, melaksanakan Reses tiap tiga bulan sekali, melaksanakan Sosialisasi Perda setiap satu bulan sekali dan melakukan kunjungan kerja.

“Sebagai wakil rakyat dari Dapil II Kota Medan ini, sudah menjadi kewajiban kami untuk mensosialisasikan produk undang-undang telah di sahkan oleh Pemko Medan agar diketahui oleh masayarakat. Diharapkan Sosperda kali Tentang Kemiskinan ini mampu menjadi solusi bagi kita semua untuk meningkatkan ketahanan pangan dan taraf hidup masyarakat,”ujarnya.

Sementara Lurah Tanah Enam Ratus, Ramli Lubis pada kata sambutannya mengajak agar warga yang hadir pada pelaksanaan Sosperda anggota DPRD kota Medan ini dapat mendengarkan manfaat dari Perda No.5 Tahun 2015 tentang kemiskinan kota Medan dan sekaligus mencurahkan apa yang menjadi unek-unek atau keluhan agar langsung di dengatkan oleh wakil rakyat dari partai Gerindra Kota Medan ini.

Pada sesi tanya jawab, Suriono, warga lingkungan Pasar 1 Tengah, Kelurahan Tanah 600 mengaku belum memiliki kartu BPJS Kesehatan gratis dari pemerintah. Ia pun berharap dapat memiliki kartu BPJS Kesehatan gratis dari Pemko Medan. Pak Akhyar Nasution warga Lingkungan 5, mengeluhkan masalah infrastruktur di daerah Pasar Satu Tengah yang masih butuh perhatian dari pemerintah kota Medan seperti drainase dan jalan yang masih banyak ditemukan berlubang dan rusak. Ahkyar meminta agar pemko Medan segera memperbaiki infrastruktur Jalan dan drainase di daerah tersebut.

Sementara itu, Sukaldi mengeluhkan masalah lampu penerangan jalan di sepanjang Jalan Pasar satu tengah kelurahan Tanah 600. Dimana setiap malam akibat masih banyaknya lampu penerangan jalan yang rusak dan belum diperbaiki dapat menyebabkan kecelakaan dan rawan begal.

“Saya berharap bapak anggota DPRD Kota Medan, dapat meneruskan aspirasi kami ini ke dinas Pertamanan dan Kebersihan kota Medan untuk memperbaiki lampu peneragan Jalan yang rusak dan bila perlu menambah lagi tiang LPJU di daerah tersebut, agar didaerah tersebut tidak gelap ketika malam dan masyarakatpun nyaman dan aman ketika melintas di malam hari,”ujarnya.

Mendengar berbagai keluhan dari warga lingkungan 4,5, dan 6 tersebut, Haris Kelana Damanik menjawab pertanyaan dari Suriono terkait BPJS Kesehatan gratis, sampai saat ini PBI BPJS Kesehatan kelas 3 gratis sedang tahap proses dan diharapkan akan dapat terealisasikan pada tahun ini atau ditahun depan. “Jadi tahun depan, semua warga kota Medan sudah bisa memakai kartu BPJS Kesehatan kelas 3 gratis yang merupakan program PBI dimana anggarannya diambil dri APBD pemko Medan. “Asal memiliki KTP Asli Medan, mau berobat dengan fasilitas kelas 3, maka sudah langsung tercover di BPJS Kesehatan,”ujarnya.

Politisi dari Partai Gerindra Kota Medan yang juga duduk di Komisi II DPRD Kota Medan ini menjawab pertanyaan warga lainnya tentang LPJU dan Infrastruktur mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak instansi di Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Medan dan Dinas PU Medan. ” Kita hanya diminta untuk bersabar sedikit, karena untuk perbaikan Infastruktur sudah menjadi salah satu program prioritas dari Walikota Medan,”jelas Haris.

Diterangkan Haris lagi, saat ini Dinas Sosial Kota Medan dalam memberikan bantuan gratis baik sembako dan lainnya sudah memakai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga jika ada warga yang belum masuk datanya pada DTKS tersebut, maka warga tersebut sampai kapanpun tidak akan mendapatkan bantuan baik dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sehingga, Haris pun menyarankan agar bagi warga yang belum terdaftar di DTKS agar segera melapor ke kepling dan Lurah sehingga namanya dapat diusulkan untuk didaftarkan di DTKS penerima bantuan.

“Apalagi dimasa pandemi Covid-19 saat ini, sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat apalagi pemberlakuan pembatasan jam usaha, untuk mencegah terjadinya peningkatan penyebaran Virus Covid-19, sehingga telah mempengaruhi para pelaku usaha. Untuk itu, saran saya, tetap ikuti aturan prokes Covid-19, dan menghindari kerumunan massa di lingkungan masing-masing, hal ini untuk membantu pemerintah menekan jumlah penyebaran penularan virus Covid-19,”ujarnya.

Diketahui, Perda No.5 Tahun 2015 terdiri atas 29 Pasal dan XII BAB yang ditandatangani oleh Pj Walikota Medan, Randiman Tarigan.

Acara Sosperda bulan Juni Tahun 2021 Haris Kelana Damanik ini pun diakhiri dengan berfoto bersama dan memberikan bingkisan sebagai cinderamata kepada seluruh peserta yang hadir pada pelaksanaan Sosperda tersebut.(mr/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.