Haris Kelana Damanik Berharap Keberadaan RSU Labuhan Dapat Menjadi Rumah Sakit Rujukan Terbaik di Medan Utara

Haris Kelana Damanik Berharap Keberadaan RSU Labuhan Dapat Menjadi Rumah Sakit Rujukan Terbaik  di Medan Utara
Bagikan
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Direncanakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSU) Medan Labuhan akan segera dioperasionalkan pada tanggal 12 November 2021 dimana pada hari itu juga adalah hari kesehatan nasional (HKN). Hal ini diketahui saat Rapat Dengar Pendapat antara komisi II DPRD Kota Medan bersama Dinas Kesehatan Kota Medan, Dinas  Sosial, Rumah Sakit Pirngadi dan Dinas Ketapang di ruang rapat komisi II Lt.3 gedung DPRD Kota Medan, Selasa (8/6/2021).

Pada rapat tersebut, Haris Kelana Damanik awalnya mengapresiasi direktur utama rumah sakit dr.Pirngadi Medan, Suryadi Panjaitan yang dinilai telah membuat banyak perubahan di rumah sakit milik pemko Medan tersebut. Selanjutnya, Haris Kelana Damanik pun berharap pelayanan dirumah sakit tersebut terus dapat ditingkatkan.

Tentang rencana akan dioperasikannya rumah sakit Medan Labuhan yang saat ini sedang persiapan administrasi, AMDAL, dan lainnya, politisi dari Partai Gerindra Kota Medan ini berharap, keberadaan rumah sakit umum Labuhan tersebut akan dapat sebagai rujukan terbaik ketika warga di wilayah Medan Utara tersebut membutuhkan perawatan untuk kesehatan.

Rumah Sakit Labuhan nantinya sudah bisa melayani 4 poly, dengan adanya ruang UGD, Penyakit Dalam, Anak, dan  Patologi Klinis dengan status rumah sakit tipe C.

“Kita ingin, karena rumah sakit Labuhan sudah lama ditunggu-tunggu di Medan Utara, rumah sakit ini nantinya dapat menjadi rumah sakit rujukan yang terbaik dari rumah sakit swasta yang ada didaerah tersebut,”ujarnya.

Ditambahkan Haris lagi, bahwa masalah kesehatan sudah menjadi salah satu dari program Wali Kota Medan. Sehingga keberadaan rumah sakit di kota Medan ini harus terus berbenah.

Buat Persyaratan Tranparan terkait pasien Unregister.

Masih banyaknya warga kota Medan yang belum mengetahui tentang adanya program pasien unregister, sehingga membuat Haris mengusulkan kepada dirut dr.Pirngadi Medan segera membuatkan papan informasi tentang syarat-syarat warga yang hendak mendapatkan pelayanan Unregister. Agar banyak masyarakat mengetahui. Karena, program Unregister tersebut merupakan solusi bagi warga miskin yang belum memiliki BPJS Kesehatan.

Meskipun demikian, Haris berharap, jangan sampai program Unregister tersebut disalah manfaatkan oleh oknum tenaga kesehatan diurmah sakit Pirngadi. Seperti pengalaman yang dia temukan dimana, ada warga mendapat perawatan Unregister, namun dimintai uang oleh petugas Nakes dengan alasan sebagai jaminan.
” Ketika hal itu saya pertanyakan kepada pihak rumah sakit, akhirnya uang tersebutpun tidak jadi diminta. Inikan aneh. Karena dana Unregister tersebutkan sudah dianggarkan dari APBD Pemko Medan sama seperti PBI Kesehatan,” seharusnya tidak boleh lagi ada kutipan bagi pasien,”ujarnya.

Mendengar keterangan dari Haris, Dirut RSUD dr.Pirngadi Medan pun mengaku sudah melakukan evaluasi terhadap permasalahan tersebut dan masalah Unregister itu merupakan program dari dinas Kesehatan Kota Medan. Suryadi Panjaitan juga mengusulkan agar para pasien Unregister agar didaftarkan juga menjadi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran, sehingga jika tidak lagi dijadikan pasien unregister namun akan menjadi pasien PBI Kesehatan.

Adanya image dimasyarakat yang takut jika dirujuk ke rumah sakit dr.Pirngadi Medan, Suryadi mengaku jika selama ini citra buruk rumah sakit itu sudah tidak ada lagi. Malah saat ini pelayanan dirumah sakit milik Pemko Medan ini sudah semakin baik. “Memang rumah sakit ini, sering dibawa pasien yang sudah menderita penyakit berat, sehingga ketika meninggal, maka masyarakat menilai pelayanan dan kinerja kita yang buruk,”kata nya.

Sementara dari pihak Dinas Kesehatan mengatakan bahwa sesuai dengan Perwal No.45 tahun 2020 bahwa hanya rumah sakit dr.Pirngadi yang menerima pasien Unregister.  (MR/Red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.