Warga Gang Pendidikan Banyak Sampaikan Keluhan Pada Kegiatan Sosper David Roni Sinaga
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Warga Jalan AR Hakim Gang Pendidikan Kelurahan Pasar Merah Timur Kecamatan Medan Area menuangkan berbagai keluhan mereka saat diundang di acara Sosialisasi Perda No. 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan anggota DPRD Kota Medan David Roni Ganda Sinaga SE, Minggu (28/3).
Warga berharap kehadiran wakil rakyat dari Dapil 4 Kota Medan ke lingkungan mereka akan dapat membawa perubahan terkait pelayanan yang selama ini kurang dirasakan oleh masyarakat setempat.
David Roni Ganda Sinaga yang juga politis dari Partai PDI perjuangan Kota Medan pada kata sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Sosper yang dilakukan nya adalah kewajib dilakukan sebulan sekali oleh setiap anggota Legeslatif. Selain itu, mereka juga akan melakukan Reses setiap empat bulan sekali.
Hadir pada kegiatan Sosialisasi Perda tersebut, Camat Medan Area Hendra Asmilan, dan ratusan masyarakat yang di undang.
Dalam kesempatan ini David menyampaikan, bahwa dirinya pada setiap Sosper selalu membawakan masalah persampahan. Hal itu dikarenakan Sampah selalu menjadi persoalan yang tidak pernah terselesaikan di tengah-tengah masyarakat Kota Medan.
“Karena selama ini, Pemko Medan gagal mengelolanya. Berbanding jauh dengan program Walikota Medan yang baru sekarang,” tukas Politisi PDI Perjuangan ini.
Sebaliknya, tambah David, jika sampah tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan masalah, mulai dari banjir, sarang penyakit dan berbagai persoalan lainnya.
David Roni G Sinaga juga menyampaikan bagaimana Walikota Medan Bobby Afif Nasution terus giat membersihkan parit dan sungai dari sampah. “Terutama pada aliran parit sulang saling yang kerab menimbulkan banjir. Dimana air sungai tersebut, kini sudah bisa dimandiin anak-anak sekitar,” jelasnya.
David Ronipun menjelaskan lebih rinci tentang Perda No. 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah agar diharapkan kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan semakin berkurang.
“Di Perda ini sudah dijelaskan berbagai hal tentang pengelolaan sampah di Medan. Perda inilah yang menjadi acuan kita dalam mengelola sampah,” ujarnya.
Camat Medan Area dikesempatan ini mengapresiasi kegiatan Sosper yang dilakaukan David Roni di daerah ini dan menurut warga baru pertama kalinya anggota dewan kesini. “Mudah-mudahan dengan kehadiran bapak Davidyang hari ini, bisa menampung aspirasi mereka,” ucapnya.
Pada sesi tanya jawab, Horas Simanjuntak, warga Lingkungan 8 meminta agar jalan di Gg. Murni ini dapat dituntaskan pengerjaan penyemenan nya. Dan juga pemasangan lapu jalan, dari dulu tak pernah dipasang.
“Sudah lama kami yang di Gg. Murni ini tidak terlayani dalam hal penerangan lampu jalan. Selain itu, penanganan masalah sampah juga belum bisa teratasi,” tuturnya.
Sedangkan Renhat Sinaga warga Jalan Menteng II Lingkungan 8, juga menyoalkan adanya pohon tua besar yang sudah sangat lapuk didekat rumahnya, tapi keluhannya tidak pernah di gubris oleh Kepling dan Lurah.
“Kami sangat kuatir pohon tersebut tumbang dan menimpa rumah kami. Jangan sampai ada korban baru keluhan kami di terima. Padahal kami sudah pernah memberikan uang sejumlah 200 ribu hasil urungan warga kepada Kepling, agar pohon tersebut di potong. Namun hingga kini permintaan itu tak terealisasi,” kesal Renhat.
Menaggapi pertanyaan Horas Simanjuntak, David Roni mengajak masyarakat agar kedepannya setiap pelaksanaan pesta demokrasi harus berpartisipasi.
“Agar setiap aspirasi bapak dan ibu bisa di perjuangkan oleh anggota DPRD yang ada dari Dapil kalian. Sedangkan masalah lampu, saya pastikan dalam satu minggu akan segera dipasang,” ucapnya.
Sedangkan menanggapi permintaan pemotongan pohon besar yang kropos, David akan berkordinasi dengan Dinas Pertamanan.
“Saya pastikan pohon tersebut dalam waktu dekat akan di potong. Tapi saya mohon kepada warga, apabila permintaannya direslisasikan oleh dinas terkait, beritahukan ke saya. Agar kita pun menyampaikan terimakasih kepada dinas-dinas tersebut,” pintanya.
Camat Hendra Asmilan kembali memastikan, bahwa program bantuan kesejahteraan dari pemerintah akan kita lihat datanya lagi.
“Semoga dengan tambahan kuota yang di peroleh Kota Medan, permasalahan itu bisa teratasi. Sedangkan penyemenan Gg. Murni, akan kita kordinasikan lagi secepat mungkin,” pungkasnya.(mr/wan)
