oleh

Terjaring OTT, Polres Sergai Tahan Kadis Sosial

SHARE
157 views

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Polres Serdang Bedagai Operasi Tangkap Tangan (OTT) oknum Kepala Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Sergai, inisial IF, S.Sos pada hari Kamis (21/01/2021) sekitar pukul 14:00 WIB di Rumah Makan Cindelaras, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Sergai.

Selain tersangka, petugas Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai juga mengamankan barang bukti uang tunai Rp 30 juta dalam bentuk uang kertas pecahan Rp100 ribu.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, SH, M.Hum didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata, SH, SIK, MH, KBO Reskrim IPTU Adi Santika, Kanit Tipikor IPTU E.Sidauruk, Jumat (22/01/2021) malam di Mapolres Sergai, dalam konferensi pers kepada wartawan mengatakan bahwa tersangka adalah oknum Kadis Sosial Pemkab Serdang Bedagai, inisial IF, S.Sos usia 53 tahun.

Dijelaskan Kapolres, sebelumnya tersangka diamankan dari Rumah Makan Cindelaras pada hari Kamis, 21 Januari 2021 sekitar pukul 14:00 WIB.

“Dari tersangka turut disita barang bukti uang tunai tiga puluh juta rupiah dan sebuah telepon seluler sebagai sarana komunikasi dengan korban,” terang Kapolres.

Menurut Kapolres, modus operandi tersangka dengan cara mengintimidasi atau menakut – nakuti para pemilik e – Warung sebagai distributor program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), sehingga pemilik e – Warung menjadi takut apabila tidak dilibatkan sebagai distributor atau suplier.

“Kadis Sosial menakut – nakuti korban agar tidak diganti sebagai suplier dan distributor, dan perbuatan tersangka sudah berulang kali dilakukan, persisnya sejak tahun 2020 sampai 2021. Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya tindak pidana yang dilakukan dapat diungkap,” ujar Kapolres.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, pihak penyidik melakukan gelar perkara. Tersangka diduga melanggar UU Nomor 31 Tahun 1999 dan pasal 6 UU RI Nomor 20 Tahun 2001 dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.(MR/Azmi)

Breaking News