oleh

Legal Officer Reiz Condo, Niko Rajakgukguk,SH Klarifikasikan Apartemen Reiz Condo Bukan Hotel

SHARE
95 views

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Adanya pemberitaan yang terbit di media terkait komentar anggota Komisi IV DPRD Kota Medan yang menyebutkan Apartemen The Reiz Condo telah berubah fungsi menjadi hotel, disangkal oleh Legal Officer Reiz Condo, Niko Rajagukguk,SH. Sebab, menurut Niko sejak awal berdiri, Apartemen Reiz Condo mengurus izin untuk pendirian Apartemen dan bukan untuk hotel atau lainnya. Sehingga, menurutnya, tidak ada yang perlu dirubah atau di urus kembali terkait dokumen perizinan nya.

Di jelaskan Niko, ada perbedaan persepsi atau perbedaan pengertian yang terjadi yaitu adanya anggapan service apartemen itu adalah hotel. 

“Ini untuk meluruskan di luar sana, bahwa The Reiz Condo bukan lah Hotel. Intinya di situ. Pada rapat dengar pendapat (RDP) yang Saya hadiri dua kali dan bertemu dengan  teman-teman di DPRD Kota Medan, saya jelaskan, di sana tidak ada hotel, kita pastikan tidak ada hotel, tetapi apartemen service. Apartemen Service itu apa?, hunian yang kita beri service baik itu dari room yang lebih dari satu (1), ruang dapur lengkap, ada ruang makan dan ruang bermain, berbeda jauh dengan hotel yang hanya menyediakan kamar dan makanan,” jelas Niko, kepada awak media, Selasa (19/1/2021) di Jalan Temabakau Deli No.1 Kecamatan Medan Barat.

Selaku bagian dari anak perusahaan Badan USaha Milik Negara (BUMN), sambungnya, pastilah mentaati semua aturan. Karena The Reiz Condo adalah salah satu bangunan yang taat mengikuti aturan untuk mendirikan bangunan.

” Kembali saya jelaskan bahwa Reiz Condo tidak ada hotel, tulisan Artotel bukan hotel, itu adalah operator yang kita tunjuk yakni pihak ketiga untuk mengoperasikan unit kami. Untuk beberapa room kmai yang belum laku terjual. Itu tidak ada masalah sepanjang kami memiliki izin dari instansi terkait,” terangnya.

Diterangkan lagi, bahwa Apartemen Reiz Condo memiliki 625 kamar, dan telah terjual sebanyak 313 room.

“Ada tahap awal kita melakukan promosi, banyak konsumen beranggapan bahwa Reiz Condo mengatakan hotel, namun kita tetap menjelaskan dengan memberikan penjelasan bahwa kita bukan hotel, dan tidak banyak yang mengetahui bahwa Apartemen ini untuk di sewa-sewakan,”ucap putra kelahiran kota Siantar ini.

Untuk itu, kembali Nico Rajagukguk memastikan bahwa Reiz Condo bukan hotel. “Service Apartemen bukan berarti hotel,”bilangnya sambil mengatakan senang melakukan klarifikasi terhadap awak media agar dapat diluruskan kepada awak media.

Mendapat Sertifikat Laik Fungsi

Niko Rajagukguk yang pada kesempatan itu didampingi C Fransiska mengaku jika Apartemen Reiz Condo telah memiliki Sertifikat Laik Fungsi(SLF) yang tidak semua pembangunan mendapatkannya. Itu artinya, bahwa sebelum pembangunan, seluruh perizinan terkait pembanguan baik AMDAL, DAMKAR dan lainnya sudah memenuhi syarat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Seperti di beritakan, Komisi IV DPRD Kota Medan, melakukan kunjungan kerja ke Apartemen Reiz Condo yang terletak di Jalan Tembakau Deli No.1 Kelurahan Kesawan Kecamatan Medan Barat. Dimana, pada saat kunker dewan tersebut, anggota komisi IV DPRD Kota Medan menyebut pada media bahwa apartemen The Reiz Condo telah menyalahi peruntukan dengan berubah fungsi sebagai hotel. Dan hal ini juga telah di RDP kan di Komisi IV DPRD Kota Medan. Meskipun pihak apartemen The Reiz Condo sudah mengklarifikasikan tuduhan tersebut, namun lagi-lagi komisi IV DPRD Kota Medan tetap mengatakan bahwa peruntukan apartemen tersebut telah beralih fungsi.

Selanjutnya, anggota DPRD Kota Medan ini pun meminta agar Pemko Medan mengevaluasi kembali perizinan Apartemen Reiz Condo agar tidak terjadi kebocoran PAD bagi pemko Medan ke depan.(MR/Wan)

Breaking News