Ibu Abdi Ginting: Kapolda Sumut Minta Usut Dan Tangkap Pembunuh Anakku

Ibu Abdi Ginting: Kapolda Sumut Minta Usut Dan Tangkap Pembunuh Anakku
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PANCUR BATU – Air mata keluarga Abdi Sanjaya Ginting , warga Pancurbatu yang tewas dalam proses penangkapan yang dilakukan pihak Sat Narkoba Polres Deliserdang sepekan lalu, tak kunjung berhenti. Mereka meminta agar Kapolda Sumut menindak bawahannya yang diduga kuat telah menghilangkan nyawa pria yang akrab disapa Cokna itu.

“Saya ibu dari Abdi Sanjaya Ginting meminta dan memohon kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara untuk segera menindak lanjuti laporan pengaduan dari kami, atas meninggalnya anak kami Cokna, yang diduga dilakukan oleh oknum polisi dari Polres Deli Serdang,” kata Rosmiati br Surbakti (54) ibu korban yang ditemui di rumahnya di Pancurbatu.

Dikatakan wanita paruh baya ini, dirinya sangat yakin anaknya dianiaya tanpa prikemanusiaan. Sebab, dia melihat dengan jelas ada lebam dan memar di sekujur tubuh Cokna serta mulutnya mengeluarkan darah.

“Anak kami sudah kehilangan nyawa. Kami meminta pertanggungjawaban dari oknum polisi tersebut, sekalipun anak saya bersalah karena dituduh atau diduga terlibat kejahatan, tapi apakah pantas polisi melakukan penganiayaan, memukuli, menyiksa, menendang hingga menyebabkan banyak luka luka lebam, memar di tubuhnya sampai anak saya mati,” katanya.

Dilanjutkannya, apa yang dilakukan para oknum polisi itu kepada Cokna dinilainya sebagai perbuatan yang sadis dan biadab. “Kami sebagai orangtua dari Cokna, meminta Bapak Kapoldasu segera menangkap para oknum polisi tersebut dan dihukum seberat-beratnya. Jangan karena pelakunya polisi, lalu kasus ini dibiarkan dan didinginkan. Hukum seberat-beratnya, karena ini sudah menyangkut hilangnya nyawa seseorang. Anak kami bukan binatang, dia juga manusia yang harus diperlakukan secara manusia,” ketusnya sembari menangis tersedu-sedu.

Masih sebut nande Surbakti, seandainya pun anaknya tersebut dianggap atau dituduh sebagai penjahat, sangat tidak pantas diperlakukan sesadis itu. “Kalau bersalah, ya proseslah dengan aturan hukum yang berlaku. Bukan disiksa, dipukuli sampai mati,” keluhnya.

Dikatakannya lagi, mereka juga telah membaca komentar Kapolres Deli Serdang, serta Kasat Narkoba Polres Deli Serdang juga Kanitnya di beberapa media online.

“Mereka ini semua seakan akan ingin melindungi, menutup nutupi dan membela tindakan anak buahnya yang sperti itu. Kami sangat geram melihat pernyataan Kapolres Deli Serdang tersebut. Untuk itu kami orang tua Cokna dan seluruh keluarga besar, memohon kepada Bapak Kapolda supaya mengusut tuntas kasus yang menimpa anak saya tersebutsampai tuntas,” pintanya.(mr/Marihot)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.