Bandar Sabu 406 Gram Asal Langsa Dituntut 16 Tahun Penjara

SHARE
54 views

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Azhari Agustian alias Boy (30) terdakwa kasus kepemilikan sabu seberat 406 gram dituntut 16 tahun penjara di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (30/09/2020).

“Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Azhari Agustian alias Boy dengan pidana penjara selama 16 tahun,” ujar JPU Rizqi Darmawan Nasution SH.

Selain pidana penjara, JPU juga membebankan terdakwa dengan membayar denda Rp1 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar digantikan dengan pidana penjara selama 6 bulan.

JPU menilai warga Jalan Medan Banda Aceh Alur II, Kecamatan Langsa Baru, Kota Langsa ini melanggar pasal 114 ayat (2) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram,” ujar JPU Rizqi dalam persidangan yang digelar secara Virtual (Video Call).

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim yang diketuai Riana Pohan menunda persidangan pekan depan dengan agenda nota pembelaan (pledoi) dari terdakwa.

Sementara itu, mengutip dakwaan JPU Rizqi Darmawan Nasution mengatakan kasus bermula pada hari Jumat tanggal 24 Januari 2020 sekira pukul 02.00 WIB, petugas Kepolisian Sat Res Narkoba Polrestabes Medan mendapat informasi bahwa Faisal Fahmi Sopian alias Sopian (berkas terpisah) ada membawa dan memiliki sabu di Jalan Pala X Perumnas Simalingkar Desa Simalingkar A Kec. Pancur Batu Kab. Deli Serdang.

“Berdasarkan informasi yang didapat tersebut petugas Kepolisian melakukan penyelidikan, ketika berada di Jalan Pala X Perumnas Simalingkar Desa Simalingkar A Kec. Pancur Batu Kab. Deli Serdang melihat Faisal berada didalam rumah sehingga petugas langsung masuk kedalam rumahnya dan melakukan pengeledahan menemukan 1 tas yang didalamnya terdapat 1 plastik berisi Narkotika jenis shabu berat bersih 210 gram.

Saat diinterogasi, Fahmi mengaku bahwa sabu tersebut dibelinya dari terdakwa Azhari seharga Rp. 40 juta per 100 gramnya dengan tujuan untuk dijual kembali.

Berdasarkan pengakuan Faisal, selanjutnya petugas kepolisian membawa melakukan pengembangan dan mencari terdakwa Azhari di kosannya yang beralamat di Jalan Sei Kapuas, Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan.

Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan penggeledahan di dalam kamar kost yang ditempati terdakwa Azhari dan menemukan 2 plastik berisikan Narkotika jenis sabu seberat 196 gram dari tas terdakwa Azhari.

Terdakwa Azhari mengaku sabu tersebut dibelinya dari seseorang bernama Awi ( DPO) seharga Rp38 juta per 100 gramnya.

“Selanjutnya Faisal dan terdakwa Azhari beserta barang bukti 406 gram dibawa ke Sat Res Narkoba Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas JPU Rizqi Darmawan.(mr/ams)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif