Hasil Investigasi, Geuchik Sujani Diketahui Salurkan BLT Kepada Mertua Sendiri

Sujani Geuchik Gampong Meurandeh Koloneng Kec. Langsa Lama Kota Langsa.
METRORAKYAT.COM, LANGSA – Hasil investigasi Metrorakyat.com, pada Selasa, ( 23/6/20 ) menyangkut penyaluran dana Covid 19 di Gampong Meurandeh Koloneng Kec. Langsa Lama Kota Langsa. Ternyata di temukan dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN ) yang di jalankan oleh Geuchik Sujani berjalan mulus, namun demikian perangkat Gampong tutup mata, padahal secara juknis bagi masyarakat tidak boleh dobel alis tumpang tindih.

Mengingat, masih banyak masyarakat di Gampong Meurandeh Koloneng yang masih membutuhkan bantuan BLT, namun kenapa pula Geuchik Sujani menyalurkan BLT DD kepada mertuanya yang berdomisili di Gampong Alur Buluh Kec. Birem Bayeun Kab. Aceh Timur, walaupun status KK, KTP masih wara Gampong Meurandeh Koloneng. haltersebut yang di lakukan oleh Geuchik Sujani akan terjadi kecemburuan sosial bagi masyarakat dalam Gampong tersebut.
Selain itu Camat Kec. Langsa Lama sebaiknya sebelum terjadi konflik baru seyogianya Geuchik Sujani segara di panggil untuk mengecek atas penyaluran dana BLT dan BST Covid 19 yang di berikan kepada Supini mertuanya. Karena itu sudah jelas – jelas salah karena Wartawan MetroRakyat. Com, sudah Investasi ke Gampong Alur Buluh menjumpai Geuchik Sularno mengatakan, benar atas nama Supini mertua Geuchik Sujani telah mendapatkan Bantuan Sosial Tunai ( BST ) dari Kemensos RI.
Begitu juga nampaknya Supini mendapatkan bantuan Dua Kabupaten / Kota antara Kota Langsa dan Aceh Timur, kemungkinan ada permainan data yang di lakukan oleh Geuchik Gampong Meurandeh Koloneng Sujani diduga Penipuan.
Begitu juga kepada penegak Hukum jangan lengah sebaiknya mengusut tuntas demi untuk keadilan atas bantuan Pemerintah kepada masyarakat yang lagi menghadapi wabah Corona Covid 19 di kota Langsa.
Dalam hal ini, Metrorakyat.com, sempat mengkonfirmasi Sujani Geuchik Gampong Meurandeh Koloneng. “Geuchik mengatakan bahwa benar penyaluran BLT DD diberikan kepada mertuanya Supini, karena sudah janda, jadi sudah merupakan tepat sasaran,”ujarnya menirukan ucapan Geuchik.
Padahal hasil investigasi dilapangan di ketahui yang di lakukan oleh Sujani adalah sudah di luar juknis alias diduga manipulasi data. (MR/DANTON )
