Fraksi Nasdem DPRD Samosir, Bupati Jangan Hanya Pencitraan

Fraksi Nasdem DPRD Samosir, Bupati Jangan Hanya Pencitraan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Samosir lewat juru bicara Pantas Maroha Sinaga menyampaikan saran ke Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon MM, agar jangan hanya bagi-bagi sembako hanya untuk pencitraan.

Pada hal kinerja untuk pembebasan jalan Nasional punya masa jenjang waktu serta menuai banyak permasalahan.

Saran Fraksi Nasdem tersebut, disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Samosir dalam rangka pengambilan keputusan tentang Rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran (TA) 2019, Jumat (19/6/2020) di Ruang Rapat Paripurna Dewan.

Pantas Sinaga mengingatkan Bupati untuk fokus pada pelayanan umum dan seperti Pendidikan, Pertanian dan Pariwisata. Fraksi Nasdem juga menyoroti lemahnya kinerja para OPD sesuai fungsi tugas serta banyak kejanggalan-kejanggalan kegiatan ditemukan dilapangan.
Disampaikan Pantas, 108 saran untuk dikerjakan Bupati yang diantaranya adalah penggabungan Dinas Ketapang ke Dinas Pertanian yang bertujuan untuk memaksimalkan kinerja dinas tersebut memajukan pertanian Samosir.

“Selama ini sulit menentukan yang mana kinerja Dinas Ketapang dan Dinas Pertanian. Hal ini juga terjadi di tengah masyarakat petani dalam mendapat pelayanan di bidang pertanian,” pungkas Pantas Sinaga.

Demikian juga terjadi pada guru di Samosir dialihtugaskan menjadi pejabat birokrasi sehingga kekurangan tenaga pengajar dan rendahnya daya saing pendidikan dengan daerah lain.

Sembrautnya pengelolaan sampah hingga sekarang belum memiliki tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) dan tempat pembuangan akhir sampah.

Demikian pula limbah B3 dari Rumah Sakit Dr.Hadrianus Sinaga dan Puskesmas belum memiliki tempat pembuangan limbah terpadu.
Serta pembangunan Pamsimas yang pembangunannya dimulai 2017 sampai 2019, ditemukan ada 46 titik proyek Pamsimas ini tidak berfungsi serta RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan mengutamakan rujukan keluar dari pada pelayanan.

Hal senada juga disampaikan Fraksi PKB yang dibacakan Nonik Situmorang, yang mengkritisi kinerja Bupati Samosir menjelang pilkada ini, agar para ASN jangan ikut campur dalam politik Pilkada ini dan menyarankan kepada Bupati untuk menekankan para ASN lebih fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Serta dalam kunjungan kerja di lapangan bahwa ditemukan adanya proyek amburadul dari Dinas Pariwisata bernilai Rp6,9 miliar yang mengakibatkan pembangunan mubazir dan terlantar, ucapnya. (MR/JB Rumapea)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.