Menanti Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi Rupiah dan IHGS Lemas

Menanti Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi Rupiah dan IHGS Lemas
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kajian ilustrasi Rupiah dan IHSG berada di posisi gawat (Lemas) kini tinggal menanti rilis data pertumbuhan ekonomi nasional. Disaat kinerja indeks bursa saham pada perdagangan hari ini, Kamis (7/5/2020) yang mengalami penguatan. IHSG dibuka naik di level 4.623,53 dan sejauh ini masih melanjutkan tren kenaikan berada dikisaran 4.663.

Dari sejumlah bursa global di perdagangan tadi malam juga diperdagangkan mengalami penguatan tipis. Namun ini memicu terjadinya kenaikan pada bursa asia. Di sisi lain, kinerja mata uang Rupiah juga mengalami penguatan di level 15.075 per US Dolar.

“Pada hari ini pelaku pasar akan menanti rilis pertumbuhan ekonomi nasional secara kuartalan yang nantinya akan menjadi penggerak pasar. Pelaku pasar akan lebih waspada kalau seandainya rilis data pertumbuhan ekonomi nantinya justru lebih buruk dari perkiraan sebelumnya,” cetus Pengamat Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin, pada metrorakyat.com lewat selulernya, Kamis (7/5/2020) pagi.

Jika data PDB nasional lebih buruk dari rata-rata estimasi ekonom tentu bukan tidak mungkin kinerja pasar keuangan akan berbalik melemah. Tetapi di sisi lain kondisi sebaliknya juga bisa saja terjadi.

Sejauh ini dampak dari penyebaran corona menjadi salah satu penyebab memburuknya kondisi ekonomi global yang memicu terjadinya kontraksi pada ekonomi nasional.

Hal ini sangat mengkhawatirkan dan bisa saja menjadi masalah baru bagi perekonomian domestik. Yang menjadi persoalan adalah bahwa rilis data ekonomi kuartal pertama Indonesia akan lebih baik dibandingkan dengan rilis data ekonomi kuartal kedua nantinya.

“Ini berarti bahwa, memburuknya kondisi perekonomian dikuartal pertama, masih akan lebih buruk lagi dikuartal kedua nantinya,” sambung Gunawan.

Menurut dia, wajar saja jika pelaku pasar justru memiliki rasa was-was terkait kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi. “Seperti halnya negara lain yang sudah terkontraksi terlebih dahulu,”ungkapnya. (MR/JB Rumapea).

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.