Puluhan Pelajar SMKN Dairi di Pulangkan Pemkab Samosir
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Puluhan pelajar fari SMK Negeri Parbuluan Kabupaten Dairi di pulangkan Pemerinyah Kabupaten (Pemkab) Samosir. Kedatangan mereka dengan tujuan ke Samosir menaiki kenderaan roda dua, memakai baju seragam sekolah yang sudah di coret-coret pakai spidol. Pemulangan pelajar tersebut dikarenakan tidak jelas tujuannya dan mengantisipasi wabah virus Pedemi corona (Covid-19). Petugas Pencegahan Covid-19.
Dimana sejumlah siswa asal SMKN I Parbuluan, Kabupaten Dairi, melakukan aksi corat-coret dan konvoi naik motor menuju Samosir, namun Petugas Pencegahan Covid-19 Samosir langsung beregak cepat memberhentikannya dan memeriksa satu per satu termasuk surat kelengkapan identitas dan tujuan datang ke Samosir, ujar Kasat Lantas Polres Samosir, AKP Maju Harahap, kepada metrorakyat.com, Pangururan, Senin (6/4/20.
“Sebelum mereka masuk ke Samosir, melakukan tindakan dengan cara menindak dan mengembalikan ke daerah asal,” jelasnya.
Para pelajar SMKN I Parbuluan itu tiba di Pintu Masuk Menara Pandang Tele, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir pada pukul 13.30 WIB.
Satlantas Polres Samosir bersama petugas dari Pemkab Samosir Pencegahan Covid- 19 langsung menghentikan konvoi pelajar tersebut. AKP Maju menjelaskan, tujuan para pelajar itu ke Samosir hendak jalan-jalan karena baru saja selesai ujian.
Baju seragam sekolah para pelajar sudah dalam keadaan tercoret pilox dan ugal-ugalan mengendarai sepeda motor.
“Kami mengimbau mereka agar menggunakan kelengkapan kendaraan berupa helm, STNK, SIM dan plat nomor kendaraan. Juga mengembalikan anak-anak sekolah ke tempat asal (Dairi),” tegas dia.
Sementara Koordinator Gugus Tugas Covid-19, yang juga Kadis Komunikasi Informasi (Kominfo) Samosir, Rohani Bakkara memaparkan, dengan tindakan memulangkan pelajar tersebut, petugas sudah cukup arif dan bijaksana serta sesuai aturan. “Mari kita mengantisipasi wabah virus corona (Covid-19) sebelum masuk ke daerah Samosir. Semua pintu masuk Kab Samosir harus di jaga dan diperiksa setiap warga masuk”, tegas Rohani Bakkara. (MR/JB Rumapea).
