Ini Kata Kapolres Terkait Kasus Kematian Diduga Buruh PT DKM
METRORAKYAT.COM, BELAWAN – Proses penyidikan kasus kematian yang menimpa diduga buruh PT DKM (Duwifa Karisna Mitra), Denny (30) warga Kecamatan Medan Belawan masih dilakukan personil Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Selasa (28/4/2020).
Informasi dari dalam Mako Polres Pelabuhan Belawan, saat ini penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi di lokasi kejadian serta disebut-sebut pemilik PT DKM juga turut diperiksa.
Seperti yang diceritakan sebelumnya, Denny bersama teman kerjanya Gozali terseret crane keatas dan terjepit rantai sehingga tewas mengenaskan dengan usus terburai, sementara Gozali luka parah dan dilarikan ke rumahsakit.
Diduga saat bekerja, korban tanpa menggunakan alat pengaman diri (APD) sama sekali, sehingga kecelakaan merenggut jiwanya, serta seorang korban lagi dalam keadaan sekarat.
Upaya konfirmasi awak media terhadap HRD PT DKM tak membuahkan hasil.
Kemudian Tim mendatangi Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja Medan yang berada di jalan KL Yos Sudarso No 64 Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli, menurut Sunardi salah seorang security yang sedang bertugas di kantor tersebut mengatakan bahwa pimpinan sedang berada di Jakarta. “Lagi di Jakarta bang, kalau gak dicatat aja disini, nanti disampaikan” katanya.
Terpisah akan hal itu, ditanyakan awak media ini sewaktu konferensi Press di Aula Wira Satya, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP DR MR Dayan SH MH, membenarkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi kasus kematian buruh PT DKM oleh .
“Sudah diproses, sudah diproses, lagi diproses, lagi dipanggili untuk kita periksa, lagi proses sidik,” kata Kapolres.(mr/FIR)
