SP2020 Online Berakhir Hari Ini

SP2020 Online Berakhir Hari Ini
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020 telah melaksanakan Sensus Penduduk secara Online mulai tanggal 15 Februari hingga 31 Maret 2020 atau disingkat SP2020, berakhir hari ini (Selasa, 31/03/20). Dengan perhitungan jumlah SP2020 secara periodik dilakukan sekali setiap 10 tahun.

SP tahun ini bisa dilakukan secara mandiri. SP2020 sudah dimulai secara online sejak 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Artinya, batas waktu pengisian SSP Online berakhir hari ini, Selasa (31/3/20).

Untuk itu, masyarakat Indonesia bisa mengisi data kependudukan melalui situs sensus.bps.go.id. Jika sudah melakukan pengisian data secara mandiri di SP2020 via online, petugas sensus tak perlu lagi mendatangi rumah penduduk bersangkutan di bulan Juli nanti saat sensus dilakukan secara offline secara door to door.

Dengan melakukan SP2020 secara mandiri lewat daring juga sangat praktis dan cepat yang hanya memerlukan waktu sekitar 5 menit saja. Sebelum melakukan pengisian online, penduduk perlu menyiapkan dua dokumen yakni Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Berikut langkah-langkah cara melakukan SP2020 secara online.

Masuk ke laman sensus.bps.go.id untuk mengakses laman SP2020 Online. Masyarakat memulai dari mesukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) Klik kotak kosong pada captcha lalu klik “Cek Keberadaan”.

Jika baru pertama kali melakukan akses pada Sensus Penduduk Online, selanjutnya membuat kata sandi dan pilih pertanyaan keamanan yang paling sesuai, lalu klik “Buat Password”
Masukkan kata sandi yang telah dibuat, lalu klik “Masuk”

Sebelumnya kita teliti dengan membaca buku panduan awal mengenai pengisian sensus, lalu klik “Mulai Mengisi”

Ikuti petunjuk dan jawablah seluruh pertanyaan yang diberikan dengan jujur dan sebenar-benarnya. Di halaman pertama akan diminta mengisikan alamat tinggal keluarga saat ini, seperti Provinsi, kota atau kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, RT/RW juga nama jalan dan nomor rumah.

Seterus pada di halaman berikutnya akan diminta untuk mengisikan keterangan data mengenai kondisi tempat tinggal saat ini.

Tahap selanjutnya, diminta mengisikan data keluarga satu persatu berurutan dimulai dari kepala keluarga, istri, anak atau anggota lainnya.
Isi data tentang aktivitas sehari-hari.

Jika semua pertanyaan sudah diisi, klik tombol “Kirim”. Unduh atau kirimkan bukti pengisian pada email pribadi yang aktif dengan terlebih dahulu mengisikan alamat email pada kolom yang disediakan.

Selain kedua dokumen itu, BPS menyarankan agar menyiapkan dokumen lain seperti buku nikah, dokumen cerai, surat keterangan kematian, termasuk untuk anggota keluarga tambahan jika memungkinkan.

Untuk peketja SP2020 BPS telah membuka lowongan sebanyak 390.000 Petugas SP 2020. Penambahan anggota keluarga baru dapat dilakukan pada halaman “Daftar Anggota Keluarga” pada kolom paling bawah pada list nama anggota keluarga dengan mengetikan nama anggota keluarga yang ingin ditambahkan.

Hanya di website, bukan di aplikasi BPS mengingatkan bagi masyarakat Indonesia agar tetap waspada terhadap keberadaan laman website hingga aplikasi di smartphone dalam pengisian SP Online 2020.

“BPS tidak pernah membuat aplikasi terkait Sensus. Untuk Sensus Penduduk Online hanya dapat diakses melalui http://sensus.bps.go.id,” tulis BPS lewat akun Twitter resminya.

BPS menghimbau pada masyarakat, perlu waspada dengan keberadaan aplikasi di App Store maupun Play Store yang mengatasnamakan BPS.

BPS juga menyampaikan agar masyarakat bisa melaporkan wabsite dan aplikasi ilegal tersebut. Mengingat, selama ini untuk Sensus Penduduk Online 2020 hanya lewat laman sensus.bps.go.id.

“Kami imbau laporkan aplikasi terkait SP2020, tandai sebagai aplikasi yang tidak pantas ya,” papar BPS. (MR/ JB Rumapea).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.