Bupati Tapteng Buka Secara Resmi Konferensi Kerja PGRI Masa Bhakti XXII Tahun 2020-2025
METRORAKYAT.COM, TAPTENG – Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani resmi buka pelaksanaan Konferensi Kerja Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Masa Bhakti XXII Tahun 2020-2025 di Aula Dinas Pendidikan Tapteng, Sabtu (07/03/2020).
Konferensi Kerja PGRI Tapteng kali ini mengusung tema “Pesan Strategis PGRI dalam mewujudkan SDM Indonesia Unggul”.
Pembukaan Konferensi Kerja PGRI ini diawali Tarian Kreasi oleh Annisa Bakhtiar Sibarani dan rekan-rekannya, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars PGRI dipimpin oleh Sahat Tumanggor, S.Th, dan Doa oleh Rahmad Hamonangan Sihite, S.Pd.
Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam Sambutannya mengatakan bahwa masa depan bangsa ini merupakan masa depan anak-anak kita dan Guru memiliki peran penting untuk mewujudkannya.
“Kepada Bapak Ibu Kepala Sekolah, jangan berpikir mendidik itu hanya rutinitas, yang penting datang, sampaikan les tidak acuh lagi. Masa depan bangsa ini, masa depan anak-anak kita, ada pada Bapak Ibu Guru Pendidik karena hampir 7 jam mereka berada di dalam ruang belajar bersama guru sebagai pembimbing,” ungkap Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Pada kesempatan itu, Bupati Tapanuli Tengah menegaskan kembali untuk melarang anak didik membawa telepon selular (hand phone/HP) ke sekolah. Bupati mengungkapkan ada anak didik di salah satu SMP sudah merokok, berpacaran setelah kenalan dan berkomunikasi via media sosial, dan bahkan mengisap ganja. Untuk itu, perlu memperhatikan dan mengawasi perkembangan anak didik. Anak didik juga harus menghormati guru.
“Anak didik dilarang membawa HP ke sekolah. Setiap pagi, anak didik berbaris dan menyalami guru sebelum pelajaran dimulai. Ini penting, anak didik harus memiliki etika dan menghormati guru,” kata Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Selanjutnya,Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani memaparkan, progres percepatan pembangunan selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Tapanuli Tengah di berbagai sektor untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat Tapteng.
Disisi yang berbeda, Bupati menegaskan komitmennya memberantas Narkoba dan tempat-tempat maksiat di wilayah Tapteng. Bupati mengharapkan masyarakat pro aktif memberikan informasi kepada pihak yang berwajib terkait adanya orang yang menjadi bandar, pengedar, dan pemakai Narkoba di sekitar lingkungannya.
“Sejak kami jadi Bupati Tapanuli Tengah bersama Wakil Bupati sejak 22 Mei 2017 hingga 2019 telah membangun sekitar 150 km jalan dengan aspal hotmix 119 km dan lapen 31 km dan tahun 2020 ini, sekitar 133 km infrastruktur jalan dibangun, sehingga total 252 km. 23 jembatan telah dibangun dan diakhir 2019 diresmikan Jembatan Hamzah Al Fansuri sepanjang 100 m x 10 m yang merupakan ikon Tapanuli Tengah. 11 unit Pasar Tradisional dan 380 ruang kelas baru dibangun dan rehab. Kita juga membagun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 40 unit tahun 2019 dan pada tahun 2020 ini ditingkatkan menjadi 88 unit RTLH dibangun. Kita juga telah membangun Gedung Rawat Inap dan Diagnostik RSUD Pandan. Satu orang tiap pendamping pasien rawat inap juga diberi makan tiga kali sehari gratis. Kita akan bangun 5 SMP Bertingkat di Tapteng. Kantor Dinas Pendidikan telah kita bangun, juga kita telah bangun GOR Pandan, Kantor Camat, Lurah dan Kepala Desa. Tahun 2020 ini, kita juga akan bangun Kantor Bupati dengan biaya Rp. 95 milyar. Selain itu, kita juga bangun Masjid Agung Al Muslimin Pandan dan Masjid Agung Barus. Berbagai pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan telah dan sedang kita lakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, perikanan, perekonomian, sosial kemasyarakatan, dan kesejahteraan masyarakat,” papar Bupati Tapanuli Tengah menjelaskan semasa kepemimpinannya.
Lanjut lagi, Bupati juga menjelaskan dukungan untuk bidang pendidikan dengan telah memberikan beasiswa kepada putra-putri Tapteng yang berhasil masuk Perguruan Tinggi Negeri dari keluarga kurang mampu hingga lulus, kecuali untuk jurusan kedokteran dan tidak boleh merokok.
Di akhir sambutannya, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani mengucapkan selamat melaksanakan Konferensi Kerja PGRI Tapteng.
“Saya berharap lakukanlah yang terbaik, kerjakan yang baik. Kegiatan ini jangan hanya seremonial belaka, mari tingkatkan peran PGRI, Kepala Sekolah dan Guru untuk menghasilkan anak didik yang berkualitas dan berakhlaq mewujudkan SDM Indonesia Unggul. Selamat melaksanakan Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Tapanuli Tengah. Atas rahmat Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Tapanuli Tengah Masa Bhakti XXII Tahun 2020-2025 dengan resmi saya nyatakan dibuka,” kata Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani (MR/RM).
.
